Loading Now
×

Amankan Unit Dapur MBG, Tim ‘Pendekar Biru’ Latih Karyawan SPPG Jenggala Mitigasi Kebakaran

HEADLINE

Amankan Unit Dapur MBG, Tim ‘Pendekar Biru’ Latih Karyawan SPPG Jenggala Mitigasi Kebakaran

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Sektor dunia usaha, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dapur komunal, menjadi wilayah dengan risiko kebakaran yang cukup tinggi. Menyadari hal tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar pelatihan dan penyuluhan teknis bagi karyawan-karyawati di Sentra Pelayanan Publik Gili (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Desa Jenggala, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan yang digawangi oleh tim inovasi “Pendekar Biru” ini bertujuan untuk membangun sistem proteksi kebakaran berbasis manusia di lingkungan kerja. Fokus utama pelatihan adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai karakteristik api di area memasak serta cara penanganan dini sebelum bantuan petugas profesional tiba di lokasi.

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar KLU, Candra, menjelaskan bahwa dunia usaha wajib memiliki standar keselamatan yang mumpuni. Menurutnya, aset usaha dan keselamatan tenaga kerja harus dilindungi dengan pemahaman teknis yang benar, bukan sekadar penyediaan alat pemadam api yang terpajang di dinding.

“Dapur MBG di Desa Jenggala ini memiliki mobilitas tinggi dalam menyediakan layanan pangan. Risiko kebocoran gas atau percikan api dari alat memasak selalu ada. Melalui penyuluhan ini, kami ingin memastikan setiap karyawan memiliki insting penyelamatan yang tajam dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat,” ujar Candra.

Dalam pelatihan tersebut, para karyawan dibekali materi mengenai segitiga api serta klasifikasi kebakaran yang umum terjadi di area komersial. Tim Pendekar Biru mempraktikkan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara tepat, mulai dari cara mengecek tekanan tabung hingga teknik menyemprotkan media pemadam ke titik api.

Selain penggunaan alat modern, karyawan juga dilatih teknik pemadaman tradisional menggunakan karung goni basah. Teknik ini dinilai sangat efektif untuk memutus suplai oksigen pada kebakaran yang bersumber dari tumpahan minyak panas atau kebocoran regulator gas.

Gemini_Generated_Image_ua7rw3ua7rw3ua7r-1024x848 %post

“Edukasi pada dunia usaha bersifat mendesak. Seringkali, kerugian besar terjadi bukan karena apinya yang terlalu besar sejak awal, melainkan karena kesalahan penanganan pada menit-menit pertama kebakaran terjadi,” tambah Candra.

Candra menekankan bahwa setiap unit usaha harus memiliki prosedur evakuasi yang jelas dan peralatan pemadam yang rutin dirawat. Pihak Damkar KLU berkomitmen untuk terus mendampingi sektor swasta dan unit usaha desa dalam melakukan audit mandiri terhadap sistem keselamatan kebakaran mereka.

Kegiatan penyuluhan ini mendapat apresiasi dari pengelola SPPG Desa Jenggala. Kesiapan staf dalam menangani potensi bahaya dianggap sebagai nilai tambah bagi profesionalisme layanan mereka, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem Dapur MBG tersebut.

Dinas Damkar KLU berharap, pelatihan ini menjadi awal bagi terciptanya budaya sadar bencana di lingkungan kerja seluruh wilayah Lombok Utara. Transformasi dari pemadam kebakaran menjadi instansi yang mengedepankan pencegahan terus diakselerasi melalui program Pendekar Biru yang menyasar berbagai lapisan masyarakat dan pelaku ekonomi.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page