Atasi Defisit Fiskal, Bupati Najmul Dorong Skema KPBU sebagai Solusi Pembangunan Lombok Utara
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Dinamika fiskal nasional yang sedang mengalami tren penurunan dan pengurangan transfer dana pusat menjadi tantangan serius bagi pembangunan daerah. Menanggapi situasi tersebut, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., memimpin langsung Ekspose Perkembangan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) di Kantor Bupati, Senin (26/1/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Sekda KLU, Sahabuddin S.Sos., M.SI., Kepala Bappeda KLU, Ir. Hermanto, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam arahannya, Bupati Najmul menegaskan bahwa pemerintah daerah dituntut untuk berinovasi guna melanjutkan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran. Skema KPBU dinilai sebagai opsi paling rasional karena memungkinkan percepatan infrastruktur tanpa harus membebani APBD secara langsung.
“Melalui skema KPBU, kita tidak hanya memperoleh dukungan pendanaan, tetapi juga memanfaatkan keahlian, teknologi, serta manajemen dari pihak swasta. Kualitas layanan publik dapat meningkat secara berkelanjutan, namun aset dan kendali layanan tetap berada di tangan pemerintah untuk kepentingan masyarakat,” jelas Najmul Akhyar.
Bupati menginstruksikan seluruh Kepala OPD untuk menjadikan KPBU sebagai instrumen utama dalam perencanaan program di sektor masing-masing. Menurutnya, peran OPD sangat krusial dalam mengidentifikasi kebutuhan layanan, mengusulkan potensi proyek, hingga memastikan kesiapan regulasi serta dukungan kelembagaan.
“Keberhasilan KPBU tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi sangat bergantung pada komitmen dan sinergi seluruh perangkat daerah. Saya minta para Kepala OPD memberikan dukungan penuh untuk memudahkan proses administrasi,” tambahnya.
Najmul juga menekankan pentingnya memanfaatkan dukungan dari pemerintah pusat dan lembaga pendukung KPBU sebagai peluang emas untuk meningkatkan kapasitas daerah. Dengan pembagian risiko yang proporsional antara pemerintah dan swasta, pembangunan infrastruktur seperti penerangan jalan umum diharapkan dapat terealisasi lebih cepat dan berkualitas.
“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kita bisa menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Lombok Utara tanpa harus terhenti karena keterbatasan fiskal,” pungkas Bupati.
Ekspose ini menandai langkah serius Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam mengadopsi skema pembiayaan kreatif, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat seperti penerangan jalan tetap menjadi prioritas meskipun di tengah tekanan ekonomi nasional. (r15)
Share this content:




Post Comment