Loading Now

Cegah Balap Liar Pelajar, Damkarmat KLU Pimpin Iring-iringan Perpisahan Siswa di Kayangan

Cegah Balap Liar Pelajar, Damkarmat KLU Pimpin Iring-iringan Perpisahan Siswa di Kayangan

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Langkah unik diambil Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam menyikapi tradisi pelepasan siswa tingkat menengah atas. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) KLU terjun langsung mengawal prosesi perpisahan siswa-siswi SMA Negeri 1 Kayangan guna memastikan situasi tetap kondusif, Senin (2/2/2026).

Kehadiran armada pemadam kebakaran di lokasi pelepasan sekolah tersebut bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan bagian dari strategi pengawasan wilayah untuk mengantisipasi potensi konvoi ugal-ugalan dan aksi corat-coret yang kerap mengganggu ketertiban umum di jalan raya.

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkarmat KLU, Candra, memimpin langsung unit operasional di lapangan. Kehadiran petugas berseragam lengkap dengan armada pemadam ini memberikan warna berbeda sekaligus menjadi “pagar” pengamanan bagi pergerakan para pelajar.

Petugas secara aktif melakukan pendampingan agar seluruh rangkaian kegiatan perpisahan berjalan sesuai koridor keamanan. Dengan adanya pengawalan resmi, celah bagi siswa untuk melakukan aksi balap liar atau perilaku berisiko lainnya di jalan lintas kabupaten dapat diminimalisir.

“Kami hadir untuk memastikan momen kebahagiaan adik-adik pelajar tidak ternodai oleh aksi yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” ujar Candra di sela-sela kegiatan pengawalan di wilayah Kayangan.

Menurut Candra, pendekatan persuasif ini lebih efektif dibandingkan penindakan represif. Kehadiran mobil pemadam di tengah massa siswa justru disambut positif sebagai ajakan untuk mengabadikan momen perpisahan secara lebih elegan dan tertib.

Sepanjang jalur yang dilalui, armada Damkarmat bertindak sebagai pembuka jalan sekaligus pengatur ritme kecepatan massa. Hal ini bertujuan agar mobilitas siswa tidak mengganggu arus lalu lintas utama yang merupakan jalur strategis di wilayah utara Pulau Lombok.

Pihak sekolah mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh Dinas Damkarmat KLU. Dukungan ini dinilai sangat membantu guru dan pihak sekolah dalam mengendalikan euforia siswa yang baru saja menyelesaikan masa studinya.

Para siswa pun diajak untuk mengalihkan energi perayaan mereka ke dalam kegiatan yang lebih produktif. Petugas membuka kesempatan bagi para pelajar untuk berfoto bersama armada, mengubah kesan tegang di jalan menjadi suasana keakraban yang edukatif.

Candra menekankan bahwa keselamatan pelajar adalah prioritas utama. Mengingat angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja masih cukup tinggi, pengawalan semacam ini menjadi instrumen penting dalam manajemen keselamatan publik daerah.

18-Facebook-Google-Chrome-03_02_2026-10_09_58 %post

Selain pengamanan lalu lintas, kehadiran petugas juga dimanfaatkan untuk memberikan pesan-pesan singkat mengenai bahaya kebakaran dan pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi kaum muda. Pendidikan karakter ini disisipkan di sela-sela interaksi petugas dengan para siswa.

Dinas Damkarmat berharap pola pengawalan seperti ini dapat menjadi tren positif di sekolah-sekolah lain di Lombok Utara. Tradisi kelulusan yang identik dengan gangguan jalan raya ingin diubah menjadi parade yang tertib dan membanggakan masyarakat.

Respons masyarakat di sepanjang jalur Kayangan juga terlihat positif. Warga merasa lebih tenang karena pergerakan massa pelajar terpantau dan berada di bawah pengawasan petugas berwenang.

Sinergi antara instansi pencegahan dan lembaga pendidikan ini membuktikan bahwa pemerintah daerah hadir di setiap momentum penting masyarakat. Pengamanan ini juga menjadi bukti responsivitas Damkarmat terhadap dinamika sosial di luar tugas pokok pemadaman api.

Candra menambahkan bahwa personelnya telah diinstruksikan untuk tetap bersikap humanis namun tegas jika ditemukan pelanggaran aturan yang fatal. Kedisiplinan pelajar diuji bukan hanya saat di dalam kelas, melainkan juga saat merayakan kebebasan setelah kelulusan.

Hingga acara berakhir, rangkaian pelepasan siswa SMAN 1 Kayangan dilaporkan berjalan dengan lancar tanpa ada insiden berarti. Tidak ada laporan mengenai aksi blokir jalan atau kebisingan berlebih yang biasanya menyertai tradisi kelulusan sekolah.

18-Facebook-Google-Chrome-03_02_2026-10_10_18 %post

Dinas Damkarmat KLU berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kepemudaan yang bersifat positif. Pengawalan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang bertujuan menciptakan rasa aman bagi warga dan pelajar sekaligus.

Harapannya, siswa-siswi yang lulus tahun ini membawa kenangan positif bahwa pemerintah daerah peduli terhadap keselamatan mereka hingga hari terakhir di bangku sekolah. Momen bersama Damkar diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya disiplin dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan ditutup dengan kembalinya armada ke pangkalan setelah seluruh siswa dipastikan pulang ke rumah masing-masing dengan aman. Pengawalan ini sukses mengubah paradigma perayaan kelulusan dari “kegaduhan” menjadi sebuah parade keamanan yang menginspirasi.

Langkah preventif yang dilakukan di Kayangan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Damkarmat KLU dalam menyusun skema pengamanan serupa pada musim kelulusan tahun-tahun mendatang di seluruh wilayah kabupaten.(r15)

Share this content:

Post Comment

You cannot copy content of this page