Loading Now

Cuaca Ekstrem Terjang Lombok Utara, Damkar Evakuasi Pohon Tumbang di Empat Titik

Cuaca Ekstrem Terjang Lombok Utara, Damkar Evakuasi Pohon Tumbang di Empat Titik

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Selasa (20/1/2026). Kondisi ini menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang di beberapa titik strategis, sehingga mengganggu akses transportasi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KLU mencatat sedikitnya terdapat empat lokasi terdampak yang memerlukan evakuasi segera. Titik paling krusial berada di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, di mana sebuah pohon berukuran besar tumbang hingga menutup seluruh badan jalan utama.

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar KLU, Candra, mengonfirmasi bahwa seluruh personel di tiap kecamatan telah disiagakan untuk merespons dampak cuaca ekstrem ini. Selain di Kayangan, titik evakuasi juga mencakup wilayah Menggala di Kecamatan Pemenang dan beberapa lokasi rawan lainnya.

616235643_122105869587214767_6491649360405819757_n-1024x459 %post

“Hujan deras dan angin kencang yang terjadi kemarin memicu pohon tumbang di empat titik lokasi. Personel kami langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemotongan material pohon menggunakan gergaji mesin agar arus lalu lintas kembali normal,” ujar Candra dalam keterangan resminya, Rabu (21/1/2026).

Proses evakuasi di Dusun Amor-Amor berlangsung cukup intens mengingat ukuran pohon yang besar dan kondisi cuaca yang masih belum stabil di lokasi. Petugas harus bekerja ekstra cepat untuk mengosongkan jalur agar distribusi logistik dan mobilitas warga tidak terhambat terlalu lama.

Selain melakukan tindakan evakuasi, pihak Damkar KLU juga mengeluarkan imbauan keras bagi warga dan wisatawan yang berencana melakukan perjalanan jauh di wilayah Lombok Utara. Pengendara diminta untuk lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang dan tanah longsor, terutama saat melintasi jalur perbukitan dan area dengan deretan pohon tua.

“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati karena cuaca saat ini sangat tidak menentu. Pastikan kelengkapan berkendara seperti helm dan jas hujan selalu siap, serta hindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang melanda,” tambah Candra.

616065775_122105869761214767_6450946342956468305_n-1024x576 %post

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjadi acuan dinas menunjukkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah NTB. Oleh karena itu, kesiapsiagaan mandiri dari masyarakat dianggap sebagai kunci utama dalam meminimalisir korban jiwa maupun kerugian materiil.

Dinas Damkar KLU juga menginstruksikan kepada para komandan pos di tiap kecamatan untuk terus memantau wilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah rawan pohon tumbang. Koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup terus diperkuat guna mempercepat penanganan pascabencana.

Hingga Selasa sore, seluruh material pohon di empat titik lokasi dilaporkan telah berhasil dibersihkan oleh petugas. Meski demikian, sisa-sisa ranting dan kondisi jalan yang licin masih memerlukan kewaspadaan tinggi dari para pengguna jalan yang melintas.

Pemerintah daerah berharap masyarakat aktif melaporkan jika melihat pohon yang kondisinya sudah miring atau lapuk di pinggir jalan raya. Langkah proaktif ini diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa sebelum cuaca ekstrem kembali menerjang wilayah “Bumi Tioq Tata Tunaq”.(r15)

Share this content:

Post Comment

You cannot copy content of this page