Perketat Inventarisasi Alat Berat Damkar KLU demi Respon Cepat 24 Jam
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memperketat pengawasan dan inventarisasi aset kendaraan operasional guna menjamin kelancaran layanan publik. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memetakan kondisi riil armada di tengah tantangan usia kendaraan yang rata-rata telah melampaui masa pakai optimal.
Sekretaris Dinas Damkarmat KLU, Erwin Rahadi, menjelaskan bahwa tertib administrasi aset merupakan kunci efisiensi anggaran pemeliharaan. Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) telah diinstruksikan untuk melakukan pendataan ulang secara menyeluruh, mulai dari truk pemadam (fire truck), mobil tangki, hingga peralatan teknik penyelamatan.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah dari anggaran pemeliharaan tepat sasaran. Dengan pendataan yang transparan, kita bisa mendeteksi lebih awal unit mana yang butuh perbaikan mendesak sehingga tidak mengganggu respon darurat di lapangan,” ujar Erwin Rahadi di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).
Fokus utama manajemen aset tahun ini adalah menjaga performa armada keluaran tahun 2008 dan 2009. Meski telah berusia 15 tahun lebih, unit-unit tersebut dipaksa tetap siaga tempur melalui perawatan intensif pada sistem mesin pompa—yang disebut sebagai “jantung” operasi pemadaman—serta pengecekan rutin pada kondisi ban dan pengereman.
Manajemen Damkarmat KLU menerapkan tiga skema utama dalam pengelolaan aset tahun ini:
- Evaluasi Kelayakan Fisik: Pengecekan menyeluruh terhadap fungsi mekanis armada lama agar tetap andal di medan berat.
- Optimalisasi Biaya: Pengelolaan stok suku cadang dan bahan bakar secara efisien demi mendukung mobilitas 24 jam.
- Dasar Usulan Peremajaan: Hasil audit aset ini akan menjadi dokumen legal dan teknis yang kuat untuk mengusulkan pengadaan unit baru kepada Pemerintah Daerah dan DPRD di masa mendatang.
“Alat adalah nyawa kedua bagi petugas pemadam. Jika alatnya terawat dan administrasinya jelas, personel dapat bekerja dengan lebih percaya diri saat bertaruh nyawa di lokasi kejadian,” tambah Erwin.
Sejalan dengan perawatan alat fisik, Damkarmat KLU juga menitikberatkan pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Dinas memberikan perhatian khusus bagi tenaga non-ASN yang telah berdedikasi menahun agar mendapatkan status yang lebih baik melalui seleksi PPPK. Hal ini dianggap krusial karena alat yang canggih sekalipun tidak akan maksimal tanpa operator yang kompeten dan sejahtera.
Kombinasi antara manajemen aset yang ketat dan semangat juang personel menjadi modal utama Damkarmat KLU dalam memberikan pelayanan maksimal bagi warga Lombok Utara. Meski beroperasi dengan keterbatasan sarana, komitmen layanan penyelamatan 24 jam ditegaskan tetap berjalan tanpa henti.
Melalui langkah inventarisasi ini, Damkarmat KLU berharap dapat menciptakan budaya organisasi yang lebih akuntabel dan profesional, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa keselamatan mereka selalu menjadi prioritas utama.(r15)
Share this content:



