Loading Now

Perkuat Keamanan Destinasi, Damkarmat KLU Edukasi 60 Staf Hotel Tugu Sire Terkait Proteksi Kebakaran

Perkuat Keamanan Destinasi, Damkarmat KLU Edukasi 60 Staf Hotel Tugu Sire Terkait Proteksi Kebakaran

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memperluas jangkauan inspeksi dan edukasi proteksi kebakaran di sektor perhotelan. Kali ini, sebanyak 60 orang yang terdiri dari staf dan jajaran pimpinan Hotel Tugu Sire mengikuti pelatihan mitigasi bencana dan audit sarana prasarana kebakaran, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh akomodasi wisata di Lombok Utara memiliki standar keselamatan jiwa (life safety) yang mumpuni. Fokus utama inspeksi meliputi pengecekan kelayakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sistem hidran, jalur evakuasi, hingga kesiapan mental karyawan dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkarmat KLU, Candra, menjelaskan bahwa keterlibatan manajemen hotel secara langsung dalam edukasi ini sangat krusial. Menurutnya, aset pariwisata yang besar harus dibarengi dengan sistem perlindungan yang kuat guna memberikan rasa aman bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.

“Kami mengapresiasi keterbukaan Hotel Tugu Sire dalam kegiatan ini. Dengan melibatkan 60 staf, artinya mata rantai penyelamatan di lingkungan hotel semakin kuat. Keselamatan wisatawan adalah taruhan reputasi pariwisata kita,” ujar Candra dalam sesi keterangan pers di Kantor Damkar Tanjung, Selasa (23/1/2026).

Dalam sesi edukasi tersebut, para staf dilatih teknik pemadaman dini menggunakan media tradisional dan modern. Tim “Pendekar Biru” Damkarmat KLU juga melakukan inspeksi mendalam terhadap tata letak dan fungsi alat proteksi kebakaran aktif dan pasif yang ada di area hotel.

Candra menekankan bahwa inspeksi rutin ini bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan langkah preventif untuk meminimalisir risiko kebakaran yang dapat melumpuhkan ekonomi sektor pariwisata. Ia berharap langkah Hotel Tugu Sire dapat diikuti oleh akomodasi lain di kawasan Sire dan sekitarnya.

“Tujuannya adalah kemandirian. Sebelum armada kami tiba di lokasi jika terjadi insiden, staf hotel harus sudah mampu melakukan tindakan pertama yang benar. Itulah mengapa pelatihan ini diikuti hingga level pimpinan, agar kebijakan keselamatan menjadi prioritas utama manajemen,” tambah Candra. Hasil dari inspeksi ini akan menjadi dasar bagi pihak hotel untuk melakukan pembenahan jika ditemukan ketidaksesuaian standar. Damkarmat KLU berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku usaha dalam mewujudkan destinasi wisata yang aman dan tangguh terhadap bencana kebakaran.(r15)

Share this content:

Post Comment

You cannot copy content of this page