Perkuat Proteksi Wisata, Damkarmat KLU Edukasi Karyawan Hotel di Gili Trawangan
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memperketat pengawasan standar keselamatan di kawasan wisata dunia. Langkah ini dilakukan melalui inspeksi mendalam dan edukasi proteksi kebakaran di Cocana Resort Gili Trawangan, Kamis (29/1/2026).
Sekretaris Dinas Damkarmat KLU, Erwin Rahadi, memimpin langsung rombongan didampingi Kepala Bidang Pencegahan, Candra. Kehadiran tim teknis ini bertujuan untuk memastikan setiap sudut akomodasi wisata memiliki sistem proteksi yang berfungsi optimal dalam situasi darurat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan standar keselamatan jiwa (life safety) di sektor perhotelan. Mengingat Gili Trawangan adalah ikon pariwisata nasional, jaminan keamanan dari risiko kebakaran menjadi variabel mutlak yang tidak dapat ditawar.
Inspeksi fokus pada pemeriksaan kelayakan perangkat teknis, mulai dari Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga sistem hidran gedung. Petugas memastikan tekanan air dan distribusi titik hidran telah sesuai dengan regulasi pemadam kebakaran yang berlaku di wilayah kabupaten.
Selain aspek perangkat keras, tim juga meninjau ketersediaan dan kejelasan jalur evakuasi di seluruh area resor. Jalur ini harus bebas dari hambatan fisik guna menjamin kecepatan mobilisasi tamu dan karyawan saat terjadi ancaman bencana atau kebakaran.
Aspek non-teknis seperti kesiapan mental karyawan juga menjadi sorotan utama dalam agenda edukasi tersebut. Petugas memberikan simulasi penanganan awal untuk melatih respons cepat staf hotel sebelum bantuan tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkarmat KLU, Candra, menegaskan bahwa keterlibatan manajemen hotel secara aktif adalah kunci keberhasilan pencegahan bencana. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dianggap sebagai benteng utama dalam melindungi aset pariwisata yang bernilai tinggi.
Menurut Candra, pertumbuhan investasi di sektor pariwisata harus berjalan selaras dengan penguatan sistem perlindungan kebakaran. Hal ini penting untuk memberikan rasa aman yang konsisten bagi wisatawan mancanegara maupun domestik yang menginap di kawasan Tiga Gili.
Dinas Damkarmat menekankan bahwa inspeksi rutin ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif atau birokrasi semata. Langkah ini merupakan tindakan preventif konkret untuk meminimalisir risiko kebakaran yang berpotensi melumpuhkan roda ekonomi di sektor pariwisata daerah.
Hasil dari inspeksi komprehensif ini akan dituangkan dalam laporan resmi sebagai dasar bagi pihak hotel untuk melakukan pembenahan. Jika ditemukan ketidaksesuaian standar, manajemen diharapkan segera melakukan perbaikan teknis guna memenuhi parameter keamanan yang ditetapkan.
Candra menambahkan bahwa Damkarmat KLU berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis bagi pelaku usaha. Tujuannya adalah mewujudkan destinasi wisata yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga tangguh dan responsif terhadap ancaman bencana kebakaran.

Pemberian materi edukasi dilakukan secara bertahap, mencakup teori dasar pemadaman hingga praktik langsung di lapangan. Karyawan diajarkan cara mengoperasikan APAR dengan teknik yang benar guna memadamkan api kecil sebelum menjalar menjadi kebakaran besar.
Respons positif datang dari manajemen Cocana Resort Gili Trawangan atas inisiatif jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah. Pihak hotel menilai bimbingan teknis ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia di internal mereka.
Human Resources (HR) Cocana Resort, Anggie, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim Damkarmat KLU. Ia mengakui bahwa materi yang diberikan sangat komprehensif karena menggabungkan aspek teori dengan simulasi praktik yang sangat maksimal bagi timnya.
“Kami sangat terbantu dengan training dan bimbingan ini. Pengetahuan staf kami kini lebih tajam dalam mengenali risiko dan cara penanganan api secara efektif di lingkungan resor,” ujar Anggie saat mendampingi sesi praktik pemadaman api.

Edukasi ini juga menjadi ruang diskusi bagi staf hotel untuk mengonsultasikan kendala teknis terkait perawatan alat pemadam. Interaksi dua arah ini memastikan bahwa peralatan keselamatan tidak hanya tersedia, tetapi benar-benar dalam kondisi siap pakai (ready to use).
Ke depan, Damkarmat KLU berencana melakukan audit serupa secara berkala di seluruh akomodasi di Gili Trawangan, Meno, dan Air. Konsistensi inspeksi diharapkan dapat membangun budaya sadar bencana di kalangan pekerja industri pariwisata secara berkelanjutan.
Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Lombok Utara sebagai destinasi wisata yang aman di pasar global. Keamanan infrastruktur pariwisata menjadi nilai jual tambahan di tengah ketatnya persaingan destinasi wisata internasional pasca-pandemi.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikasi edukasi sebagai tanda bahwa tim keamanan internal hotel telah mendapatkan pembekalan standar. Dinas Damkarmat KLU berharap kesuksesan edukasi di Cocana Resort dapat menjadi rujukan bagi hotel-hotel lain di kawasan tersebut.
Melalui sinergi ini, Lombok Utara optimistis dapat menekan angka kejadian kebakaran di sektor publik. Kesiapsiagaan dan deteksi dini menjadi investasi terbaik untuk menjaga kelangsungan bisnis pariwisata dan keselamatan jiwa setiap pengunjung di Tiga Gili.(r15)
Share this content:




Post Comment