Rekor Baru Pariwisata KLU, Forbes Nobatkan Gili Trawangan sebagai Perairan Paling Ideal di Dunia
Kalahkan Mesir dan Turkiye, Gili Trawangan Dinobatkan Sebagai Lokasi “Swimcation” Terbaik Dunia
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Kabar membanggakan kembali datang dari industri pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Gili Trawangan, pulau eksotis di Kabupaten Lombok Utara (KLU), secara resmi dinobatkan sebagai destinasi paling ideal untuk berenang di dunia tahun 2026 berdasarkan laporan terbaru dari Forbes yang dirilis 16 Februari 2026.
Prestasi ini menempatkan Gili Trawangan di puncak klasemen global, mengungguli lebih dari 100 destinasi pesisir ternama di seluruh dunia. Pengakuan ini sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pemegang standar tertinggi dalam wisata bahari internasional.
Analisis komprehensif ini dilakukan oleh CV Villas, perusahaan spesialis vila mewah asal Inggris, yang melakukan kajian mendalam terhadap berbagai faktor penentu kenyamanan berenang. Penelitian ini tidak hanya bersifat kualitatif, namun didasarkan pada data metrik yang sangat ketat.
Indikator utama yang digunakan dalam penilaian mencakup suhu air laut sepanjang tahun, kecepatan angin, tinggi gelombang, tutupan awan, hingga indeks UV. Seluruh variabel tersebut dikalkulasi untuk menemukan titik keseimbangan kenyamanan maksimal bagi tubuh manusia saat berada di air.
Forbes mencatat bahwa standar suhu ideal untuk berenang mengacu pada acuan World Health Organization (WHO), yakni di rentang 26–30 derajat Celsius. Gili Trawangan dinilai unggul karena konsistensi suhu lautnya yang tetap hangat dan stabil di sepanjang musim.
Selain faktor suhu, kondisi arus di sekitar perairan Gili Trawangan dilaporkan relatif tenang dengan visibilitas atau kejernihan air yang sangat tinggi. Kombinasi parameter ini menciptakan pengalaman berenang yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga sangat aman bagi semua kategori usia.
Karakteristik geografis Gili Trawangan dengan pantai yang landai serta ekosistem yang bebas dari kendaraan bermotor menjadi nilai tambah yang signifikan. Hal ini memperkuat branding pulau ini sebagai destinasi “swimcation” tropis kelas dunia yang autentik.
Kemenangan Gili Trawangan ini semakin terasa prestisius saat melihat daftar destinasi yang berhasil dikalahkannya. Di posisi kedua, terdapat Sharm El Sheikh di Mesir yang selama ini dikenal sebagai kiblat penyelaman di kawasan Laut Merah.
Mesir bahkan menempatkan dua wakilnya di jajaran elit, di mana Hurghada menempati peringkat ketiga. Kota pelabuhan ini sebelumnya menjadi favorit turis Eropa karena garis pantainya yang panjang dan kondisi cuaca yang relatif stabil.
Peringkat keempat ditempati oleh Fethiye di Turkiye, destinasi yang populer dengan teluk-teluk terlindung di perairan Mediterania. Sementara posisi kelima diduduki oleh Protaras di Siprus yang dikenal dengan perairan dangkal yang minim gelombang.
Keunggulan Gili Trawangan atas destinasi-destinasi mapan di Timur Tengah dan Eropa ini menjadi momentum strategis bagi promosi pariwisata nasional. Pengakuan Forbes adalah sertifikasi kepercayaan bagi wisatawan global terhadap kualitas alam Indonesia.
Kini, citra Gili Trawangan telah melampaui sebutan “pulau pesta” atau sekadar lokasi snorkeling. Predikat sebagai lokasi berenang terbaik di dunia memberikan nilai tawar baru dalam tren wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) yang mendominasi pasar tahun 2026.
Bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, prestasi ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk memperketat standar pelestarian lingkungan. Menjaga kejernihan air laut menjadi kunci utama agar predikat bergengsi ini tetap dapat dipertahankan di masa depan.
Para pelaku industri perhotelan di Gili Trawangan diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan paket-paket wisata yang berfokus pada kesehatan dan aktivitas air. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran wisatawan akan gaya hidup sehat selama berlibur.
Dinas Pariwisata NTB juga memandang pencapaian ini sebagai pemicu untuk mempercepat pengembangan infrastruktur penunjang di kawasan Gili Matra (Meno, Air, Trawangan). Aksesibilitas yang nyaman akan melengkapi kesempurnaan alam yang telah diakui dunia.
Momentum 2026 menjadi tahun kebangkitan total pariwisata bahari Indonesia di panggung global. Keberhasilan Gili Trawangan membuktikan bahwa pengelolaan destinasi yang berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bangsa.
Laporan Forbes ini diprediksi akan segera memicu gelombang kunjungan wisatawan baru, terutama dari segmen keluarga dan pencari ketenangan. Perairan hangat Gili Trawangan kini menjadi magnet utama yang dicari oleh para pelancong dari berbagai belahan bumi.
Bagi para petualang yang mencari laut dengan ombak bersahabat dan panorama tropis yang tak tertandingi, dunia kini telah menetapkan pilihannya. Gili Trawangan adalah jawaban mutlak bagi definisi kebahagiaan di bawah permukaan air.
Dengan masuknya Gili Trawangan dalam daftar Forbes, strategi pemasaran pariwisata Indonesia ke depan akan semakin fokus pada penguatan narasi keasrian alam. Kekuatan data ilmiah yang dirilis Forbes menjadi alat promosi yang sangat kuat di pasar internasional.
Sebagai salah satu permata di Lombok Utara, Gili Trawangan kini berdiri tegak di puncak dunia. Ini bukan sekadar tentang pulau kecil di tengah samudra, melainkan tentang standar baru kesempurnaan berenang yang kini dimiliki oleh Indonesia.(r15)
GiliTrawangan, #BestSwimmingSpot2026, #LombokUtara, #InfoKLU, #ForbesTravel, #WonderfulIndonesia, #NTBJuara, #Swimcation,
Share this content:




Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.