Loading Now
×

Respons Cepat Siaga 24 Jam: Damkar Lombok Utara Tangani Gangguan Satwa Liar di Malam Hari

HEADLINE

Respons Cepat Siaga 24 Jam: Damkar Lombok Utara Tangani Gangguan Satwa Liar di Malam Hari

Lombok Utara (Getinsidetv.com) — Keamanan kawasan strategis pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjadi perhatian serius otoritas setempat, terutama menyangkut ancaman satwa liar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Utara baru saja menyelesaikan operasi evakuasi satwa liar jenis ular di kawasan Dusun Sira Timur, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung.

Langkah respons cepat ini dilakukan guna memastikan kenyamanan warga dan wisatawan yang berada di sekitar area pemukiman dan perhotelan tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Utara, melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Mahayana, S.Sos., memberikan keterangan resmi terkait penanganan ini.

Mahayana menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari layanan laporan kejadian non-kebakaran yang kini intensitasnya terus dipantau.

Kejadian bermula pada Sabtu malam, 4 Januari 2026, saat sebagian besar warga mulai beristirahat di kediaman masing-masing.

Pihak keamanan Hotel Sira House menjadi sumber informasi pertama yang melaporkan adanya keberadaan ular yang masuk ke area sensitif.

Laporan resmi diterima oleh petugas jaga di Pos Induk Tanjung tepat pada pukul 23.12 WITA melalui saluran komunikasi darurat.

Merespons laporan tersebut, tim yang bertugas pada Regu 1 segera melakukan persiapan perlengkapan evakuasi khusus satwa liar.

Dinas mengerahkan satu unit armada suplai dengan kekuatan empat orang personel terlatih untuk menuju lokasi kejadian di Dusun Sira Timur.

Ketepatan waktu menjadi sorotan utama dalam operasi ini, di mana tim hanya membutuhkan waktu delapan menit untuk tiba di titik lokasi.

Setibanya di lokasi pada pukul 23.20 WITA, petugas langsung melakukan pemetaan area guna melacak pergerakan ular yang dilaporkan.

“Begitu menerima laporan, tim dari Pos Induk Tanjung langsung bergerak cepat,” ujar Mahayana saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (6/1/2026).

Petugas di lapangan menerapkan prosedur keselamatan ketat menggunakan alat pelindung diri untuk menghindari risiko gigitan satwa berbisa.

Penyisiran dilakukan secara saksama di beberapa sudut area yang diduga menjadi tempat persembunyian ular tersebut agar tidak melarikan diri ke pemukiman lebih luas.

Proses evakuasi berlangsung efisien selama kurang lebih 18 menit berkat koordinasi yang solid antara petugas dan saksi mata di lapangan.

Operasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 23.38 WITA setelah satwa berhasil diamankan dan dipastikan lokasi kembali kondusif.

Mahayana memastikan tidak ada korban luka, baik dari pihak personel Damkar, pihak keamanan hotel, maupun masyarakat sipil di sekitar lokasi.

“Operasi non-kebakaran ini menegaskan komitmen kami untuk selalu siaga 24 jam dalam menangani berbagai situasi darurat,” tegas Mahayana.

Penanganan gangguan fauna di kawasan strategis pariwisata ini diharapkan dapat terus menjaga citra aman bagi Kabupaten Lombok Utara di mata wisatawan global.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page