Loading Now
×

Safari Ramadhan di Genggelang: Kepala Bappeda KLU Serap Aspirasi Warga Dusun Kertaraharja

HEADLINE

Safari Ramadhan di Genggelang: Kepala Bappeda KLU Serap Aspirasi Warga Dusun Kertaraharja

Lombok Utara (Getinsidetv.com) Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui agenda rutin Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Kali ini, tim safari menyambangi masyarakat di Masjid Nurul Iman, Dusun Kertaraharja, Desa Genggelang, Sabtu malam (14/03/2026).

Hadir mewakili Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) KLU, Ir. Hermanto. Kehadiran rombongan pemerintah daerah ini disambut hangat oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang memadati area masjid.

Agenda ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah untuk memastikan setiap program pembangunan selaras dengan kebutuhan masyarakat di tingkat dusun. Genggelang sebagai salah satu desa strategis di Kecamatan Gangga menjadi atensi khusus dalam kunjungan kali ini.

Kepala Bappeda, Ir. Hermanto, dalam sambutannya menekankan bahwa esensi dari Safari Ramadhan jauh melampaui sekadar kegiatan seremonial tahunan. Forum ini adalah ruang terbuka bagi pemerintah untuk mendengar langsung denyut nadi aspirasi warga.

“Safari Ramadhan ini adalah jembatan silaturahmi yang nyata antara pemerintah dan masyarakat. Melalui momen suci ini, kita ingin memastikan kebersamaan tetap terjaga demi kemajuan Lombok Utara yang lebih baik,” ujar Hermanto di hadapan jamaah.

Keterlibatan Bappeda dalam safari kali ini memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah daerah sedang melakukan sinkronisasi data lapangan untuk perencanaan anggaran tahun mendatang. Aspirasi dari warga Kertaraharja dicatat secara seksama oleh tim teknis yang mendampingi.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, warga menyampaikan berbagai harapan terkait pengembangan potensi pertanian dan infrastruktur pendukung pariwisata di Genggelang. Sebagaimana diketahui, Genggelang memiliki potensi alam yang sangat besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Ir. Hermanto menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan di KLU saat ini sangat mengedepankan prinsip partisipatif. Masukan dari forum-forum informal seperti safari ini menjadi suplemen penting bagi data formal Musrenbang.

Pemkab KLU ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Efisiensi dan ketepatan sasaran menjadi kunci di tengah dinamika anggaran daerah saat ini.

Selain isu pembangunan fisik, pesan mengenai kebersamaan juga menjadi tema sentral. Pemerintah mengajak warga Genggelang untuk terus menjaga kerukunan, terutama dalam menghadapi dinamika sosial di tengah bulan suci Ramadhan.

Pesan toleransi juga diselipkan mengingat jadwal perayaan keagamaan yang akan datang. Pemerintah daerah meminta warga untuk tetap tenang dan saling menghormati dalam setiap perbedaan yang ada di tengah masyarakat majemuk KLU.

Tokoh masyarakat Dusun Kertaraharja menyambut baik kehadiran Kepala Bappeda dan rombongan. Mereka menilai kehadiran perwakilan Bupati menunjukkan bahwa aspirasi warga di tingkat dusun tetap dihargai dan diperhatikan oleh pengambil kebijakan.

Kegiatan di Masjid Nurul Iman ini juga diisi dengan penyampaian program-program unggulan daerah yang sedang berjalan, mulai dari jaminan kesehatan hingga dukungan untuk UMKM desa. Sosialisasi ini penting agar masyarakat tahu hak-hak mereka sebagai warga negara.

Sinergi antara pemerintah desa Genggelang dan pemerintah kabupaten tampak sangat solid dalam acara ini. Kerja sama yang baik ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai tantangan pembangunan di wilayah Kecamatan Gangga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan, Pemerintah Daerah juga menyerahkan bantuan stimulan untuk pemeliharaan Masjid Nurul Iman. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga dalam beribadah.

Ir. Hermanto juga memaparkan visi besar Bupati Najmul Akhyar dalam mewujudkan Lombok Utara yang mandiri dan religius. Ia menegaskan bahwa pembangunan mental spiritual masyarakat adalah prioritas yang tidak boleh diabaikan.

Safari Ramadhan ditutup dengan tausiyah keagamaan yang menyejukkan hati para jamaah. Pesan utama tausiyah tersebut mengajak warga untuk mengoptimalkan sisa hari di bulan Ramadhan dengan amal jariyah dan kerja nyata.

Doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Lombok Utara menjadi penutup rangkaian acara yang khidmat tersebut. Warga dan jajaran pejabat tampak saling bersalaman dan berdiskusi ringan usai acara formal berakhir.

Melalui kunjungan ke Genggelang ini, Pemda KLU optimis bahwa jalinan komunikasi yang sehat akan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Kepercayaan ini adalah modal sosial paling berharga bagi Gumi Tioq Tata Tunaq.

Rangkaian Safari Ramadhan kabupaten akan terus bergerak ke titik-titik lainnya untuk memastikan tidak ada wilayah yang merasa ditinggalkan dalam proses dialog pembangunan daerah.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page