Safari Ramadhan di Sanbaro: Sekda Sahabudin Tekankan Intervensi Stunting dan Gizi Sejak Kandungan
Lombok Utara (Getinsidetv.com) Rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) berlanjut ke wilayah Kecamatan Gangga. Tim III yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KLU, Sahabudin, S.Sos., M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi di Masjid Islahul Ummah, Dusun Sanbaro, Desa Segara Katon, pada Kamis malam (26/02/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda serentak Pemda KLU yang terbagi dalam tiga tim besar. Kehadiran rombongan Sekda disambut hangat oleh jamaah masjid, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat yang telah menantikan momentum dialog langsung dengan pemerintah.
Turut mendampingi Sekda dalam rombongan Tim III tersebut adalah sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda KLU. Kehadiran para pimpinan teknis ini bertujuan untuk memastikan aspirasi warga Sanbaro dapat langsung dicatat dan ditindaklanjuti.
Dalam sambutannya, Sekda Sahabudin menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial rutin tahunan. Forum ini adalah wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi riil dari masyarakat di tengah suasana bulan suci.
“Momentum Ramadhan ini bukan hanya tentang meningkatkan ibadah secara pribadi. Lebih dari itu, ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah,” ujar Sahabudin.
Salah satu poin krusial yang ditekankan Sekda adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting. Masalah gizi kronis ini masih menjadi perhatian serius di beberapa desa di wilayah Lombok Utara.
Sekda mengajak para orang tua dan calon ibu di Dusun Sanbaro untuk lebih peduli terhadap pemenuhan gizi anak. Menurutnya, intervensi terbaik untuk mencegah stunting harus dimulai sejak anak masih dalam kandungan hingga masa pertumbuhan emasnya.
“Percepatan penurunan stunting harus kita lakukan bersama melalui pemenuhan gizi yang tepat sejak dalam kandungan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas generasi masa depan KLU,” tegas Sekda di hadapan jamaah.
Selain isu kesehatan, Sekda juga memaparkan strategi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Gumi Tioq Tata Tunaq. Fokus utama Pemda KLU saat ini adalah melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan perluasan ketersediaan lapangan kerja.
Pemerintah daerah meyakini bahwa dengan SDM yang kompeten, masyarakat akan memiliki daya saing yang lebih baik untuk mengisi peluang kerja yang ada. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak domino terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Sekda juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, terutama selama bulan Ramadhan. Keamanan yang terjaga akan memudahkan pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah.
“Kami butuh dukungan masyarakat untuk menyukseskan program-program pemerintah. Tanpa kebersamaan, cita-cita mewujudkan Lombok Utara yang maju dan sejahtera akan sulit tercapai,” tambahnya.
Sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap sarana peribadatan, Tim III Safari Ramadhan menyerahkan bantuan sosial untuk Masjid Islahul Ummah. Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid setempat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan keagamaan di Dusun Sanbaro. Selain itu, pemerintah berharap dukungan dana ini dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah, baik selama bulan Ramadhan maupun hari-hari biasa.
Pengurus Masjid Islahul Ummah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Bagi warga Sanbaro, kehadiran Sekda dan jajaran pimpinan OPD memberikan rasa kedekatan antara rakyat dengan pelayan publik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Khaerul Paridi, Lc., MA. Ceramah agama tersebut mengangkat tema sentral mengenai peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan di bulan yang penuh berkah.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Khaerul mengingatkan jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai madrasah untuk memperbaiki akhlak dan kepedulian sosial. Hal ini selaras dengan pesan pembangunan yang disampaikan oleh Sekda sebelumnya.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat para pejabat berbaur dan berdialog santai dengan warga usai shalat Tarawih.
Melalui Safari Ramadhan ini, Pemda KLU berharap hubungan harmonis yang telah terjalin dapat semakin kuat. Komunikasi dua arah ini menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
Dengan berakhirnya kunjungan di Desa Segara Katon ini, Tim III dijadwalkan akan melanjutkan safari ke beberapa titik masjid lainnya di wilayah Gangga. Fokus kunjungan tetap pada sosialisasi program kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.(r15)
Share this content:



