Safari Ramadhan Pamungkas di Karang Langu: Bupati Najmul Ungkap Rencana Pembentukan Kelurahan Tanjung
Lombok Utara (Getinsidetv.com) Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi menutup rangkaian agenda tahunan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Pertemuan pamungkas ini dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., bertempat di Masjid Darussalam, Dusun Karang Langu, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan penutup ini menjadi momentum krusial bagi jajaran pimpinan daerah untuk melakukan evaluasi langsung di lapangan. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, forum ini menjadi wadah terakhir di tingkat kabupaten untuk menyerap aspirasi warga secara kolektif di bulan suci.
Camat Tanjung, Masjudin Ashari, S.E., M.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dipilihnya Dusun Karang Langu sebagai lokasi penutupan. Kehadiran Tim I Safari Ramadhan dinilai sebagai bentuk perhatian besar pemerintah terhadap warga Tanjung.
Masjudin memaparkan bahwa sinergi program pemerintah daerah telah membuahkan hasil nyata di wilayahnya. Angka kemiskinan dan prevalensi stunting di Kecamatan Tanjung tercatat berhasil ditekan secara signifikan dalam setahun terakhir.
Keberhasilan ini, menurut Camat, tidak terlepas dari ketepatan sasaran berbagai bantuan sosial dan program pemberdayaan yang digulirkan Pemda KLU. Namun, ia mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah di sektor infrastruktur yang mendesak.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Tanjung secara terbuka meminta Bupati untuk segera merealisasikan pembangunan jalan penghubung strategis. Jalur yang dimaksud adalah penghubung antara Dusun Lading-Lading menuju Dusun Orong Naga Sari.
Pembangunan jalan ini dinilai sangat vital untuk memudahkan mobilitas masyarakat dari berbagai dusun menuju pusat pemerintahan Kecamatan Tanjung. Kelancaran akses transportasi diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih cepat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Najmul Akhyar memberikan sinyal positif terkait usulan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang bertujuan untuk kemaslahatan publik akan menjadi prioritas dalam perencanaan anggaran mendatang.
Bupati juga memberikan pesan khusus terkait dinamika penetapan 1 Syawal yang mungkin berbeda di tahun ini. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan saling menghargai jika terdapat perbedaan tanggal lebaran antara pemerintah dan organisasi tertentu.
“Perbedaan itu hal yang lumrah dalam ijtihad, jangan sampai merusak silaturahmi kita. Pada dasarnya tujuan kita sama, yaitu merayakan kemenangan setelah berpuasa,” ujar Bupati Najmul di hadapan jamaah.
Isu toleransi menjadi penekanan utama Bupati mengingat jadwal perayaan agama yang berdekatan. Pada Rabu, 18 Maret mendatang, umat Hindu di KLU akan menggelar pawai ogoh-ogoh, disusul dengan pelaksanaan ibadah Nyepi keesokan harinya.
Bupati mengingatkan bahwa Lombok Utara adalah rumah bagi pemeluk tiga agama besar: Islam, Hindu, dan Buddha. Keharmonisan yang telah terjaga selama belasan tahun merupakan aset daerah yang paling berharga.
Sejarah mencatat bahwa di Gumi Tioq Tata Tunaq tidak pernah terjadi konflik antarumat beragama yang berarti. Hal ini disebabkan oleh kuatnya akar nilai-nilai toleransi yang ditanamkan oleh para tokoh agama dan masyarakat.
Prestasi ini pun mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hingga saat ini, Kabupaten Lombok Utara telah enam kali berturut-turut menerima penghargaan sebagai Kabupaten yang Peduli terhadap Kerukunan Umat Beragama.
“Penghargaan ini bukan kerja Bupati saja, tapi hasil kerja nyata seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kedamaian di tanah ini,” tegas Bupati Najmul dengan nada bangga.
Selain isu sosial, Bupati juga memaparkan rencana strategis mengenai tata kelola wilayah. Pemerintah daerah saat ini tengah mengikhtiarkan pembentukan Kelurahan Tanjung sebagai bagian dari modernisasi pusat kota.
Pihaknya sedang melakukan pemetaan teknis terkait cakupan wilayah kelurahan tersebut. Bupati menegaskan bahwa keberadaan Desa Tanjung tetap akan dipertahankan, sehingga Kelurahan Tanjung akan menjadi entitas baru yang melengkapi.
Pembentukan kelurahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di pusat kabupaten agar lebih cepat dan efisien. Penataan ini merupakan bagian dari visi KLU menjadi daerah yang lebih maju secara administratif.
Safari Ramadhan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis untuk operasional Masjid Darussalam. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pendidikan di Dusun Karang Langu.
Kegiatan berakhir dengan suasana penuh kekeluargaan saat Bupati menyalami satu per satu jamaah yang hadir. Penutupan safari tingkat kabupaten ini menandai keberhasilan pemerintah dalam menjangkau seluruh kecamatan selama bulan Ramadhan 1447 H.(r15)
Share this content:




Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.