Silaturahmi di Dusun Oman Rot, Pemda KLU Sebut Desa Sesait Pilar Penting Pembangunan Kayangan
Lombok Utara (Getinsidetv.com)Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui rangkaian agenda Safari Ramadhan 1447 H. Kali ini, tim kabupaten menyambangi warga di Masjid Nurul Huda, Dusun Oman Rot, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, pada Selasa malam (03/03/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., diwakili oleh Asisten III Setda Lombok Utara, Ir. Wahyu Darmawan. Kehadiran tim kabupaten ini disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan jamaah setempat.
Agenda Safari Ramadhan ini melibatkan jajaran perangkat daerah, camat, serta pemerintah desa secara kolektif. Sinergi lintas sektoral ini bertujuan untuk memastikan program pemerintah tersampaikan langsung hingga ke tingkat dusun.
Kepala Desa Sesait, Susianto, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kunjungan tim kabupaten. Baginya, kehadiran jajaran pejabat daerah merupakan bentuk perhatian nyata bagi warga Sesait.
“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Safari Kabupaten atas kunjungannya ke masjid kami di Dusun Oman Rot ini,” ucap Susianto dengan penuh takzim.
Susianto memaparkan capaian membanggakan yang diraih wilayahnya saat ini. Desa Sesait secara resmi telah menyandang status sebagai Desa Mandiri, sebuah klasifikasi tertinggi dalam Indeks Desa Membangun (IDM).
Prestasi ini, menurut Kades, merupakan buah kerja keras masyarakat Desa Sesait yang selaras dengan program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara selama beberapa tahun terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Kades Susianto juga mengingatkan kembali mengenai posisi historis Desa Sesait. Ia menyebutkan bahwa Sesait adalah desa induk yang memiliki peran sentral dalam perkembangan wilayah di sekitarnya.
“Perlu diketahui bahwa sepuluh desa yang ada di Kecamatan Kayangan adalah ‘anak cucu’ dari Desa Sesait. Sejarah mencatat Sesait sebagai akar dari pemekaran wilayah di kecamatan ini,” jelasnya dengan bangga.
Asisten III Setda Lombok Utara, Ir. Wahyu Darmawan, menanggapi hal tersebut dengan memberikan pujian atas kemandirian Desa Sesait. Menurutnya, momentum Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi pemerintah untuk menyapa langsung pilar-pilar pembangunan di desa.
Wahyu mengajak seluruh jamaah Masjid Nurul Huda untuk terus menjaga kondusivitas wilayah. Keamanan dan kenyamanan warga merupakan kunci utama agar ibadah di bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan khusyuk.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menilai Desa Sesait memiliki posisi yang sangat strategis dalam peta pembangunan daerah. Keunggulan utamanya terletak pada sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung daerah.
Sesait secara konsisten diandalkan sebagai salah satu lumbung ketahanan pangan di Lombok Utara. Kontribusi komoditas dari desa ini dinilai sangat vital dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat kabupaten.
“Semoga Desa Sesait semakin maju dan semakin berdaya. Kami berharap perekonomian di sini terus tangguh dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” ungkap Ir. Wahyu Darmawan.
Selain membahas ekonomi, Asisten III juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia di pedesaan. Status Desa Mandiri harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan warga secara merata.
Kunjungan safari ini juga dimanfaatkan untuk berdialog santai mengenai aspirasi pembangunan infrastruktur di wilayah Dusun Oman Rot. Beberapa masukan warga dicatat sebagai bahan evaluasi perencanaan RKPD mendatang.
Suasana di Masjid Nurul Huda tampak sangat akrab saat para pejabat berbaur dengan jamaah saat melaksanakan shalat Tarawih berjamaah. Interaksi informal ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemimpin dan rakyat.
Di akhir acara, pemerintah daerah memberikan dukungan untuk kelangsungan kegiatan keagamaan di masjid tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat memotivasi warga untuk terus memakmurkan masjid dengan kegiatan positif.
Kades Sesait menutup prosesi sambutan dengan harapan agar sinergi antara desa dan kabupaten terus terjaga. Keharmonisan ini diyakini akan mempercepat realisasi Sesait sebagai pusat pertumbuhan baru di wilayah utara.
Safari Ramadhan di Desa Sesait ini menjadi bukti bahwa pengakuan terhadap sejarah desa dan prestasi kemandirian merupakan energi penting dalam memajukan Kabupaten Lombok Utara secara keseluruhan.(r15)
Share this content:



