Loading Now
×

Festival LASQI-NJ KLU 2026 Resmi Ditutup: Kecamatan Tanjung Sabet Gelar Juara Umum dan Wabup Kusmalahadi Minta Kontingen KLU Bersiap Menuju Ajang Provinsi NTB

Festival LASQI-NJ KLU 2026 Resmi Ditutup: Kecamatan Tanjung Sabet Gelar Juara Umum dan Wabup Kusmalahadi Minta Kontingen KLU Bersiap Menuju Ajang Provinsi NTB

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Tirai perhelatan akbar Festival Lomba Seni Qasidah Indonesia – Nusantara Jaya (LASQI-NJ) Tingkat Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026 secara resmi ditutup pada Minggu malam (18/10/2026). Malam puncak penutupan ajang seni budaya Islami terbesarnya warga Bumi Tioq Tata Tunaq tersebut dipusatkan di Alun-Alun Dayan Gunung, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., hadir memimpin prosesi penutupan resmi di tengah ribuan warga masyarakat yang memadati lapangan alun-alun dengan penuh sukacita.

Suasana penutupan festival seni religius tersebut berlangsung sangat meriah, khidmat, dan diselimuti semangat persaudaraan yang kental. Hadir di panggung kehormatan mendampingi Wakil Bupati antara lain Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1606/Mataram, Ketua DPD LASQI-NJ KLU Hj. Rohani Najmul Akhyar, Wakil Ketua DPD LASQI-NJ KLU Rr. Pungky Kusmalahadi Syamsuri, Ketua Bhayangkari Cabang KLU Ny. Heny Agus Purwanta, para Camat dari lima kecamatan se-KLU, tokoh agama, serta para dewan juri.

Mengawali pidato sambutan resminya, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri menyampaikan apresiasi, penghargaan, serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia penyelenggara dari Dinas Dikbudpora KLU dan pengurus DPD LASQI-NJ KLU yang telah bekerja keras siang dan malam demi menyukseskan gelaran kebudayaan Islami tahun 2026 tersebut. Wabup Kus menilai kelancaran dan kerapian tata kelola acara dari awal pembukaan hingga malam penutupan merupakan bukti nyata dedikasi tinggi seluruh elemen pelaksana di lapangan.

Dalam momentum malam puncak tersebut, Wabup Kusmalahadi menyapa secara hangat seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi wanita, para camat, kepala desa, serta seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Kehadiran utuh jajaran pimpinan daerah dan unsur keamanan TNI-Polri pada malam penutupan dinilai Wabup Kus sebagai bukti sinergi yang kokoh dalam mendukung kegiatan-kegiatan pembinaan moral dan karakter spiritualitas masyarakat di Kabupaten Lombok Utara.

Mengulas nilai filosofis dari penyelenggaraan festival, Wabup Kusmalahadi menekankan bahwa perhelatan LASQI-NJ memiliki makna yang jauh lebih dalam dan mulia daripada sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan trofi atau predikat juara semata. Menurutnya, festival seni qasidah adalah instrumen strategis pembinaan mental spiritual yang berfungsi sebagai benteng pertahanan moral bagi masyarakat, khususnya generasi muda di tengah era modernisasi yang penuh dengan tantangan arus informasi.

“Festival LASQI ini bukan sekadar perlombaan untuk mencari siapa yang menjadi juara di atas panggung, melainkan benteng moral yang sangat kokoh bagi daerah kita di tengah derasnya arus globalisasi, keterbukaan informasi digital, serta dinamika perubahan dunia saat ini. Melalui syair-syair Islami yang kita kumandangkan, kita sedang membentengi generasi muda Lombok Utara dari pengaruh negatif budaya luar,” tegas Wabup Kusmalahadi disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

Lebih lanjut, Wabup Kus menambahkan bahwa penyelenggaraan LASQI merupakan salah satu ikhtiar dan media dakwah yang paling efektif untuk membumikan nilai-nilai ajaran Islam secara ramah. Melalui lantunan nada-nada qasidah yang santun, melodi yang indah, serta syair-syair yang sarat akan petuah ajaran kebaikan, pesan-pesan moral agama dapat tersampaikan secara menyejukkan ke dalam sanubari setiap warga yang mendengarkannya.

Orang nomor dua di Kabupaten Lombok Utara ini mengaku sangat bangga melihat lonjakan antusiasme dan kualitas penampilan para peserta pada edisi Festival LASQI-NJ Tahun 2026. Keterlibatan aktif puluhan peserta dari berbagai kelompok tingkatan usia—mulai dari tingkatan anak-anak, remaja, hingga dewasa dari lima kecamatan se-KLU—menjadi bukti sahih bahwa Kabupaten Lombok Utara tidak pernah kekurangan talenta muda berbakat di bidang seni suara dan musik Islami.

Kepada para peserta yang berhasil keluar sebagai pemenang dalam berbagai kategori perlombaan, Wabup Kusmalahadi mengucapkan selamat atas capaian prestasi tertinggi yang telah diraih. Namun demikian, ia mengingatkan agar para juara tidak cepat berpuas diri atau jumawa, melainkan justru harus mengintensifkan porsi latihan harian. Para juara terbaik KLU diproyeksikan untuk segera melangkah membawa nama harum daerah di ajang Festival LASQI Tingkat Provinsi NTB di Mataram pada 23–25 Oktober 2026 mendatang.

“Kepada para pemenang yang berhasil meraih Juara, saya ucapkan selamat atas prestasi membanggakan ini. Ingatlah bahwa perjuangan kalian belum selesai, teruslah berlatih dengan lebih tekun dan disiplin karena setelah ini para peserta terbaik akan dipersiapkan untuk melaju bertanding ke tingkat yang lebih tinggi. Mari kita doakan bersama agar duta-duta seni Islami KLU di tingkat provinsi nanti mampu tampil maksimal dan menembus Panggung Kejuaraan Nasional di Bandung,” ujar Wabup Kus memberikan dorongan semangat.

Sementara itu, kepada para peserta yang belum berkesempatan membawa pulang piala kemenangan pada edisi tahun ini, Wabup Kusmalahadi memberikan pesan motivasi agar tidak berkecil hati atau patah semangat. Ia mendorong seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan vokalnya dan menjadikan pengalaman bertanding di panggung kabupaten sebagai bahan evaluasi berharga untuk terus berkarya serta kembali mencoba pada ajang festival di tahun-tahun mendatang.

Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh ribuan penonton akhirnya tiba saat Dewan Juri membacakan Surat Keputusan Rekapitulasi Nilai Akhir dari seluruh rentang kategori yang diperlombakan. Berdasarkan akumulasi perolehan poin kemenangan pada 12 kategori lomba, Dewan Juri secara resmi menetapkan bahwa kontingen dari Kecamatan Tanjung berhasil keluar dan disahkan sebagai Juara Umum Festival LASQI-NJ Tingkat Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026.

Penetapan Kecamatan Tanjung sebagai Juara Umum disambut sorak kebahagiaan dari para pendukung dan pengurus LASQI Kecamatan Tanjung yang langsung naik ke panggung utama untuk menerima piala bergilir dari Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri. Keberhasilan kontingen tuan rumah ini merupakan buah dari konsistensi pembinaan dan persiapan matang yang dilakukan oleh para pelatih di tingkat kecamatan dalam menggembleng para penyanyi qasidah mudanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama DPD LASQI-NJ KLU menjamin akan memberikan pengawalan dan pendampingan teknis (coaching clinic) secara intensif bagi seluruh kontingen juara KLU sebelum diberangkatkan ke Kota Mataram. Langkah ini penting agar kualitas vokal, harmonisasi cengkok, serta penguasaan panggung para duta KLU berada dalam kondisi puncak saat berhadapan dengan utusan dari sembilan kabupaten/kota lainnya se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Rangkaian perhelatan puncak Malam Penutupan Festival LASQI-NJ KLU Tahun 2026 ini kemudian diakhiri dengan penampilan penutup (showcase) dari para pemenang kategori Bintang Vokalis, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, jajaran Forkopimda, Ketua DPD LASQI KLU Hj. Rohani Najmul Akhyar, serta pimpinan kontingen Kecamatan Tanjung. Penutupan festival ini sekaligus mempertegas komitmen Pemkab KLU untuk menjadikan seni qasidah sebagai identitas kebudayaan daerah yang agung, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page