

Semarak Puncak Milad ke-35 Ponpes Nurul Bayan di Tanjung, Wabup Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri Melepas Jalan Sehat dan Puji Kontribusi Mencetak Generasi Berakhlak
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Suasana semarak, hangat, dan diselimuti semangat kebersamaan memadati kawasan pusat ibu kota Kabupaten Lombok Utara (KLU). Pada Minggu (18/10/2026), Alun-Alun Tioq Tata Tunaq Tanjung menjadi lautan manusia saat digelarnya Acara Puncak Peringatan Milad ke-35 Pondok Pesantren Nurul Bayan yang dirangkaikan dengan kegiatan Jalan Sehat Bersama. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., hadir secara langsung memimpin dan melepas kegiatan jalan sehat tersebut di tengah ribuan warga dan keluarga besar salah satu pondok pesantren tertua di KLU tersebut.
Perhelatan jalan sehat dalam rangka syukuran hari jadi ke-35 pesantren yang berbasis di wilayah timur Lombok Utara ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Antusiasme terpancar jelas dari barisan peserta yang terdiri dari seluruh santriawan dan santriwati, jajaran ustaz-ustazah, para alumni, para wali murid, hingga warga masyarakat umum se-KLU. Kehadiran masyarakat luas di Alun-Alun Tanjung menjadikan momentum peringatan milad ini sebagai wadah efektif untuk mempererat tali silaturahmi emosional antar-elemen masyarakat dengan jajaran pimpinan daerah.
Peringatan milad pesantren terkemuka ini turut dihadiri oleh deretan pejabat tinggi daerah, pimpinan aparat keamanan, serta tokoh-tokoh keagamaan ternama di Kabupaten Lombok Utara. Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati di panggung utama antara lain Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., jajaran Anggota DPRD KLU, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) KLU H. M. Najib, S.Pd., M.Pd., Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) KLU Budiawan, S.H., serta Pimpinan Utama Ponpes Nurul Bayan, Tuan Guru K.H. Abdul Karim Abdul Ghofur, beserta jajaran pengurus yayasan.
Dalam pidato sambutan dan arahannya di hadapan ribuan peserta jalan sehat, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri melayangkan apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya atas perjalanan panjang pengabdian Pondok Pesantren Nurul Bayan. Menurut Wabup Kus, dalam kurun waktu 35 tahun perjalanannya sejak berdiri, lembaga pendidikan Islam yang berakar kuat di KLU ini telah membuktikan kontribusi dan dedikasi yang sangat luar biasa dalam mentransformasi dunia pendidikan daerah, khususnya pada penguatan pendidikan karakter keagamaan serta pembentukan mental kebangsaan generasi muda.
Wabup Kusmalahadi menegaskan bahwa pondok pesantren memegang peranan yang sangat vital dan tidak tergantikan dalam struktur kehidupan sosial masyarakat Lombok Utara. Di tengah arus modernisasi dan keterbukaan informasi digital yang makin kompleks, pesantren hadir sebagai benteng moral sekaligus pusat pencetakan kader-kader pemimpin masa depan yang seimbang secara intelektual dan spiritual, sehingga mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akar budaya agamanya.
“Pondok pesantren memiliki peran yang sangat strategis dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan umum dan teknologi, tetapi juga dibekali akhlak mulia, integritas moral yang kokoh, serta kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,” ujar Wabup Kusmalahadi memaparkan pandangannya disambut tepuk tangan riuh para santri dan wali murid.
Lebih lanjut, Wabup Kus menggarisbawahi bahwa urusan mencerdaskan kehidupan bangsa serta mendidik karakter anak-anak bukanlah tanggung jawab tunggal yang bisa dibebankan sepenuhnya kepada lembaga sekolah atau pondok pesantren semata. Untuk melahirkan SDM unggul, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang solid (triple helix) antara pengelola lembaga pendidikan, peran aktif orang tua dalam pola asuh keluarga, kesadaran masyarakat sekitar, serta intervensi kebijakan yang berpihak dari Pemerintah Daerah.
“Melalui momentum perayaan Milad ke-35 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap besar agar Pondok Pesantren Nurul Bayan dapat terus tumbuh, berkembang pesat, dan konsisten melahirkan alumni-alumni yang berilmu luas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan sumbangsih dan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan daerah Kabupaten Lombok Utara dan bangsa Indonesia secara luas,” ungkap Wabup Kusmalahadi menyampaikan doa harapannya.
Mantan pejabat teknis ini juga memberikan penilaian sangat positif terhadap pengemasan peringatan milad yang diisi dengan kegiatan olahraga jalan sehat massal. Menurutnya, jalan sehat ini tidak sekadar menjadi sarana memelihara kebugaran dan kesehatan fisik, melainkan menjadi ruang publik yang sangat cair dan inklusif untuk mencairkan sekat-sekat sosial, memperkuat kebersamaan, serta memupuk rasa persaudaraan (ukhuwah) antara keluarga besar pesantren dengan warga masyarakat perdesaan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., menegaskan komitmen tunggalnya untuk terus memosisikan pondok pesantren sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Pemkab KLU bertekad untuk terus memperkuat alokasi dukungan program dan pendampingan bagi dunia pesantren guna meningkatkan kualitas daya saing SDM lokal secara berkeadilan dari tingkat perdesaan.
“Langkah kemitraan dengan pondok pesantren ini sangat selaras dan sejalan dengan visi-misi besar kita bersama dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Lombok Utara yang religius, berkarakter luhur, mandiri, serta memiliki daya saing yang tinggi. Kita ingin anak-anak santri di KLU memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Wabup Kusmalahadi meyakinkan pimpinan pondok dan para santri.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bayan, Tuan Guru K.H. Abdul Karim Abdul Ghofur, dalam sepatah katanya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan 35 tahun usia pesantren yang dipimpinnya. Tuan Guru mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian penuh dari Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, khususnya kepada Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri dan jajaran OPD yang senantiasa memberikan dukungan moril maupun materiil bagi kelancaran proses pendidikan di Ponpes Nurul Bayan.
Tuan Guru K.H. Abdul Karim menegaskan bahwa Ponpes Nurul Bayan akan terus berkomitmen menjaga amanah para pendiri dan masyarakat dalam mendidik anak-anak KLU menjadi insan yang taat beragama, cinta tanah air, serta siap mengabdi bagi kemajuan daerah. Pihak pesantren siap terus bersinergi dengan Pemkab KLU dalam mengawal program-program keagamaan, penuntasan masalah sosial anak, hingga pengembangan ekonomi syariah di lingkungan pondok.
Usai memberikan arahan resminya, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri bersama Kapolres KLU AKBP Agus Purwanta, Kadis Dikbudpora, serta Tuan Guru K.H. Abdul Karim Abdul Ghofur secara resmi mengangkat bendera start menandai diberangkatkannya ribuan peserta jalan sehat. Rute jalan sehat mengelilingi koridor utama jalan protokol Tanjung sebelum kembali finis di kawasan Alun-Alun Tioq Tata Tunaq untuk mengikuti pengundian kupon doorprize dan panggung hiburan Islami.
Rangkaian Peringatan Milad ke-35 Pondok Pesantren Nurul Bayan Tahun 2026 ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, ketenteraman daerah KLU, serta keberkahan bagi seluruh santri dan jajaran pengajar pesantren. Momen milad ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam memperkuat kembali semangat pengabdian di bidang pendidikan, dakwah Islamiah, dan pembinaan karakter umat demi mencetak generasi masa depan Lombok Utara yang berkualitas tinggi dan berdaya saing global.(r15)
Share this content:


















Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.