Loading Now
×

Peringati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri Pimpin Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati KLU

Peringati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri Pimpin Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati KLU

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Suasana khidmat, tertib, dan diselimuti semangat nasionalisme yang tinggi menyelimuti Halaman Kantor Bupati Lombok Utara di Tanjung pada Kamis pagi (1/10/2026). Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara resmi guna mengenang peristiwa sejarah perjuangan bangsa sekaligus mengukuhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi tunggal dan pemersatu Bangsa Indonesia. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., hadir secara langsung bertindak sebagai Pembina Upacara memimpin jalannya seluruh rangkaian prosesi penghormatan negara tersebut.

Upacara bendera tingkat kabupaten yang berlangsung dengan tata urutan protokol ketat ini dipimpin oleh perwira-perwira terbaik jajaran jajaran birokrasi Pemkab KLU. Bertindak sebagai Pemimpin Upacara yaitu Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah KLU, Lalu Gita Bayu Wibawa, S.STP., yang memimpin komando barisan dengan lugas dan tegap. Sementara itu, posisi Perwira Upacara dipercayakan secara resmi kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lombok Utara, Hairul Anwar, S.Kom., yang mengawal kelancaran teknis dan tata urutan acara di lapangan dari awal hingga penutupan.

Perhelatan peringatan hari besar nasional ini dihadiri oleh deretan pejabat kunci dan pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Lombok Utara. Tampak hadir di panggung kehormatan antara lain jajaran anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) KLU, Sekretaris Daerah KLU Sahabuddin, S.Sos., M.Si., para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda KLU, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda KLU. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini mempertegas komitmen kolektif eksekutif dan unsur pertahanan-keamanan dalam mengawal keutuhan ideologi Pancasila di wilayah Bumi Tioq Tata Tunaq.

Barisan peserta upacara yang memadati lapangan upacara terdiri dari ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari seluruh unit kerja di lingkungan Pemda KLU, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta jajaran pegawai Dishub KLU. Suasana kebangsaan terasa semakin kental dan regeneratif dengan dikikutsertakannya puluhan siswa-siswi serta guru pendamping dari SMPN 1 Tanjung. Pelibatan generasi muda tingkat sekolah menengah pertama ini dirancang khusus guna menanamkan kesadaran sejarah serta membina jiwa patriotisme anak-anak sejak usia dini.

Rangkaian prosesi upacara diawali dengan laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara, disusul dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur mempertahankan Pancasila. Gelora kebangsaan semakin membumbung saat pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara diikuti secara serentak oleh seluruh peserta upacara, dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Naskah Ikrar Kebangsaan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober memiliki posisi sejarah yang sangat fundamental dalam perjalanan ketatanegaraan Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat sejarah yang tak boleh dilupakan oleh seluruh elemen bangsa mengenai ketangguhan, kesaktian, dan kesaktian Pancasila dalam menghadapi berbagai ancaman ideologi lain yang mencoba merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keberhasilan bangsa Indonesia melewati berbagai ujia masa lalu membuktikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah pedoman hidup yang paling pas bagi keberagaman Indonesia.

Dalam posisi sebagai Pembina Upacara, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila jangan hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan yang rutin dilaksanakan tanpa penjiwaan yang mendalam. Menurutnya, perhelatan ini harus dijadikan wahana refleksi bersama bagi seluruh jajaran aparatur pemerintah dan warga masyarakat untuk mengevaluasi sejauh mana nilai-nilai Pancasila—mulai dari Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah-Mufakat, hingga Keadilan Sosial—telah benar-benar diimplementasikan dalam praktik tata kelola pemerintahan dan kehidupan harian.

Lebih jauh, Wabup Kusmalahadi menggarisbawahi bahwa bagi jajaran ASN di lingkungan Pemkab KLU, pengamalan nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam bentuk pemberian pelayanan publik yang berkeadilan, ramah, jujur, serta tidak membeda-bedakan latar belakang masyarakat. Sebagai abdi negara, jajaran ASN dituntut untuk menjadikan sila-sila Pancasila sebagai kompas moral dalam setiap pengambilan kebijakan pembangunan daerah, penganggaraan keuangan publik, hingga penegakan hukum dan regulasi di lapangan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Di tengah era arus globalisasi, keterbukaan informasi digital, serta meluasnya potensi penyebaran paham-paham radikal maupun berita bohong (hoax) yang berpotensi memecah belah persaudaraan, Wabup Kus menekankan pentingnya membentengi masyarakat dengan pemahaman Pancasila yang kokoh. Nilai-nilai gotong royong dan toleransi yang terkandung dalam Pancasila merupakan perisai terbaik untuk memelihara stabilitas daerah, menjaga kerukunan antar-umat beragama, serta merawat ikatan sosial masyarakat Lombok Utara yang majemuk.

Kehadiran siswa-siswi SMPN 1 Tanjung sebagai barisan peserta upacara mendapat apresiasi khusus dari jajaran pimpinan daerah. Wabup Kusmalahadi menilai bahwa pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda merupakan investasi jangka panjang yang paling menentukan masa depan daerah. Melalui keikutsertaan langsung dalam upacara resmi negara, para siswa diharapkan dapat menyerap nilai-nilai disiplin, rasa cinta tanah air, menghormati jasa para pahlawan, serta bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

Sinergi antara jajaran birokrasi Pemkab KLU, TNI, Polri, dan dunia pendidikan yang terpancar dari barisan upacara tersebut menjadi simbol kekompakan seluruh elemen daerah di Kabupaten Lombok Utara. Kebersamaan ini dipandang sebagai modal sosial yang sangat berharga bagi Pemkab KLU dalam mengeksekusi berbagai program strategis daerah, melayani masyarakat, mengentaskan kemiskinan, serta mendorong kemajuan Pembangunan di seluruh wilayah dari tingkat dusun hingga kabupaten.

Mengulas keterkaitan Hari Kesaktian Pancasila dengan semangat pembangunan daerah, Sekretaris Daerah KLU, Sahabuddin, S.Sos., M.Si., yang hadir dalam upacara tersebut menyampaikan bahwa semangat gotong royong yang terpancar dari sila kelima Pancasila merupakan ruh utama dari slogan pembangunan Lombok Utara “Bumi Tioq Tata Tunaq”. Penguatan ekonomi masyarakat, perbaikan sarana kesehatan, serta pemerataan jalan di seluruh wilayah merupakan pengejawantahan dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Lombok Utara.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Utara ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama oleh petugas dari Kantor Kementerian Agama KLU. Doa dipanjatkan bagi kedamaian bangsa, keselamatan negara, keutuhan NKRI, serta kelancaran jalannya roda pembangunan di Kabupaten Lombok Utara agar senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan membawa kemakmuran bagi seluruh warganya.

Usai barisan upacara dibubarkan oleh Pemikin Upacara Lalu Gita Bayu Wibawa, S.STP., acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah singkat dan foto bersama antara Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, jajaran Forkopimda KLU, Sekda KLU, para Kepala OPD, serta para siswa-siswi SMPN 1 Tanjung. Suasana hangat dan penuh kebanggaan terpancar dari raut wajah para siswa yang berkesempatan berinteraksi langsung dengan para pimpinan daerah di akhir acara.

Melalui penyelenggaraan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara kembali menegaskan komitmen tunggalnya untuk terus mengawal, merawat, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap langkah pembangunan daerah. Langkah ini menjadi cermin kesungguhan Pemkab KLU dalam membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik dan ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi ideologi yang kokoh, berkarakter, serta sejahtera secara berkeadilan.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page