Loading Now
×

Puncak Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen 2026, Wabup Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri Hadiri Gelar Griya di SMPN 3 Tanjung dan Dorong Digitalisasi Pembelajaran

Puncak Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen 2026, Wabup Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri Hadiri Gelar Griya di SMPN 3 Tanjung dan Dorong Digitalisasi Pembelajaran

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam mengakselerasi transformasi mutu pendidikan serta modernisasi sarana prasarana sekolah terus menunjukkan hasil yang nyata. Pada Jumat (16/10/2026), Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., menghadiri secara langsung Kegiatan Gelar Griya Sekolah Penerima Revitalisasi yang dipusatkan di SMP Negeri 3 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Perhelatan ini merupakan puncak selebrasi dan pertanggungjawaban publik atas suksesnya pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Perhelatan Gelar Griya yang berlangsung penuh rasa bangga dan khidmat tersebut dihadiri oleh pejabat lintas instansi tingkat provinsi dan kabupaten. Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati di panggung acara antara lain Ketua Komisi III DPRD KLU Sutranto, S.H., Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB Dr. Ari Andrasyah, S.S., M.Hum., Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi NTB Dr. Wirman Kasmayadi, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) KLU H. M. Najib, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 3 Tanjung Buqaini, S.Pd., jajaran komite sekolah, tokoh masyarakat, serta ratusan siswa-siswi.

Dalam pidato sambutannya, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMPN 3 Tanjung yang telah terpilih sebagai salah satu sekolah penerima bantuan program revitalisasi fisik dari pemerintah pusat. Wabup Kus juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kemendikdasmen RI atas kucuran alokasi anggaran pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan mendasar masyarakat di tingkat akar rumput (grassroots), khususnya dalam menyediakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan representatif bagi anak-anak di Lombok Utara.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena SMPN 3 Tanjung mendapatkan perhatian dan alokasi program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh warga Lombok Utara, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat atas program-program pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh anak-anak kita di daerah,” ujar Wabup Kusmalahadi mengawali arahannya di hadapan para tamu undangan dan insan pendidikan.

Di hadapan majelis undangan dan para tenaga pendidik, Wabup Kusmalahadi menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda strategis nasional untuk memastikan setiap peserta didik di Indonesia mendapatkan akses terhadap fasilitas pendidikan yang selaras dengan tantangan zaman. Menurutnya, pemenuhan fisik sarana prasarana sekolah dirancang secara khusus untuk menyokong dan mempercepat transformasi digitalisasi sistem pembelajaran (digital-based learning) di dalam lingkungan persekolahan harian.

“Dunia dan era kita sekarang sudah bergerak sangat cepat menuju era digitalisasi total. Oleh karena itu, sistem pengajaran dan pola pembelajaran di kelas wajib hukumnya disesuaikan dengan perkembangan teknologi modern. Papan tulis hitam dan penggunaan kapur tulis yang berdebu perlahan-lahan harus mulai kita tinggalkan, digantikan dengan papan tulis interaktif, perangkat laptop, serta akses internet yang menunjang eksplorasi ilmu pengetahuan anak-anak kita,” tegas Wabup Kus memaparkan urgensi adaptasi teknologi di sekolah.

Orang nomor dua di Kabupaten Lombok Utara ini memberikan instruksi dan pesan khusus yang sangat tegas kepada Kepala Sekolah, para guru, komite, serta seluruh siswa keluarga besar SMPN 3 Tanjung. Wabup Kus meminta agar seluruh hasil pembangunan fisik—yang dikerjakan secara swakelola dengan memanfaatkan dana APBN pusat tersebut—dapat dijaga, dirawat, dan dikelola dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Pemeliharaan gedung baru sangat penting agar kemanfaatannya dapat bertahan dalam jangka panjang untuk generasi-generasi berikutnya.

“Saya berpesan dengan sangat tegas, tolong seluruh hasil pembangunan gedung dan sarana baru ini dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai terjadi kondisi di mana sekolah sudah mendapatkan Ruang Kelas Baru (RKB) yang megah dan fasilitas laboratorium yang modern, tetapi angka capaian prestasi belajar siswanya justru malah mengalami penurunan. Kehadiran gedung baru harus berbanding lurus dengan peningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademik maupun non-akademik siswa,” pangkas Wabup Kusmalahadi memberikan peringatan terukur.

Lebih mendalam, mantan pejabat teknis ini menekankan bahwa pemanfaatan maksimal atas fasilitas pendidikan yang modern merupakan instrumen terpenting dalam meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di KLU. Peningkatan kualitas pendidikan anak-anak perdesaan diyakini menjadi akar solusi dan strategi jangka panjang yang paling ampuh dalam mengentaskan angka kemiskinan antar-generasi, mengurangi pengangguran terbuka, serta memelihara stabilitas dan kondusivitas daerah di masa depan.

Bupati dan Wakil Bupati KLU menjamin bahwa sektor pendidikan akan selalu mendapatkan porsi perhatian prioritas dalam kebijakan pembangunan daerah. Pemkab KLU bersama DPRD KLU berkomitmen penuh untuk terus memfokuskan alokasi anggaran daerah dalam meningkatkan standar kualitas pendidikan secara menyeluruh dan berkeadilan. Intervensi kebijakan tidak hanya menyasar perbaikan sarana fisik fisik sekolah, tetapi juga peningkatan kompetensi profesionalisme guru, kesejahteraan tenaga kependidikan, hingga pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara bersama mitra kerja kita di DPRD KLU akan terus fokus dan konsisten dalam meningkatkan standar kualitas pendidikan daerah. Kita akan mengawal perbaikan mutunya dari seluruh lini—mulai dari peningkatan kapasitas intelektual peserta didik, peningkatan kompetensi profesional para guru, hingga pemenuhan kesejahteraan tenaga kependidikan di sekolah-sekolah kita,” tambah Wabup Kusmalahadi meyakinkan jajaran legislatif dan pendidik yang hadir.

Sebelumnya, Kepala SMPN 3 Tanjung, Buqaini, S.Pd., dalam laporan pertanggungjawaban resminya memaparkan bahwa pada tahun anggaran 2026, sekolah yang dipimpinnya berhasil mendapatkan kepercayaan menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kemendikdasmen RI. Alokasi bantuan dana segar dari pusat tersebut disalurkan untuk membiayai pengerjaan fisik pembangunan tiga unit Ruang Kelas Baru (RKB) yang lengkap dengan fasilitas mebelair (meja-kursi siswa dan guru), pembangunan sarana toilet sanitasi peserta didik, serta rehabilitasi berat gedung laboratorium IPA.

Buqaini menggarisbawahi bahwa seluruh proses pengerjaan konstruksi pembangunan gedung dan rehabilitasi laboratorium di SMPN 3 Tanjung dilaksanakan secara penuh melalui mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S). Seluruh alur penggunaan anggaran dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi dengan melibatkan keterlibatan aktif dan partisipasi gotong royong dari warga masyarakat dan tokoh tua di sekitar lingkungan sekolah.

“Kerja sama dan kemitraan antara pihak sekolah dengan warga masyarakat setempat terjalin sangat erat dan harmonis selama proses pengerjaan berlangsung. Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan penuh dari seluruh pihak—mulai dari komite sekolah, Dinas Dikbudpora KLU, hingga masyarakat Tanjung—seluruh target pengerjaan pembangunan fisik dan rehab laboratorium ini dapat kita selesaikan secara maksimal, tepat waktu, dan dengan mutu bangunan yang sangat baik,” ungkap Kades Buqaini penuh rasa syukur.

Kehadiran jajaran pimpinan Balai Bahasa Provinsi NTB dan BGTK Provinsi NTB dalam perhelatan Gelar Griya ini sekaligus membuka peluang sinergi lanjutan bagi pengembangan kompetensi literasi dan kualitas mengajar para guru di SMPN 3 Tanjung. Kedua lembaga perpanjangan tangan kementerian tersebut menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan teknis dan pelatihan berkelanjutan bagi para guru di KLU agar mampu memanfaatkan fasilitas laboratorium dan sarana digital baru secara optimal dalam proses Belajar Mengajar (KBM).

Rangkaian perhelatan puncak Gelar Griya di SMPN 3 Tanjung tersebut kemudian diakhiri dengan prosesi peninjauan langsung (site visit) oleh Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, Ketua Komisi III DPRD KLU Sutranto, Kadis Dikbudpora KLU, serta jajaran tamu undangan ke lokasi fasilitas gedung baru. Wabup Kus tampak menginspeksi kerapian fisik tiga Ruang Kelas Baru, menguji ketersediaan air bersih di toilet siswa, serta meninjau kesiapan kelengkapan alat-alat praktikum di Laboratorium IPA yang telah selesai direhabilitasi, sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan peradaban pendidikan di Kabupaten Lombok Utara.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page