Loading Now
×

Profesional dan Bebas Intervensi di MTQ ke-XII KLU, Wabup Kusmalahadi Syamsuri Lantik Jajaran Dewan Hakim

Profesional dan Bebas Intervensi di MTQ ke-XII KLU, Wabup Kusmalahadi Syamsuri Lantik Jajaran Dewan Hakim

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII Tingkat Kabupaten Lombok Utara Tahun 2026 secara profesional, jujur, transparan, dan berintegritas tinggi kembali ditegaskan. Pada Selasa (20/10/2026), Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan jajaran Dewan Hakim dan Panitera MTQ ke-XII KLU. Perhelatan pengukuhan korps hakim musabaqah yang berlangsung sangat khidmat tersebut dipusatkan di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Utara di Tanjung.

Prosesi pelantikan jajaran penilai ilmiah Al-Qur’an tingkat kabupaten ini dihadiri oleh deretan pejabat tinggi birokrasi, pimpinan Panitia Pelaksana MTQ ke-XII, serta para alim ulama dan tokoh keagamaan. Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati di meja pimpinan acara antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) KLU Sahabuddin, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana MTQ ke-XII KLU, Asisten Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Kesra Setda KLU H. Rusdi, S.T., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta jajaran tamu undangan lainnya.

Dalam surat keputusan yang dibacakan pada perhelatan tersebut, ditetapkan pula komposisi unsur pimpinan Dewan Hakim MTQ ke-XII KLU Tahun 2026 yang diisi oleh para akademisi dan pakar Ulumul Qur’an terkemuka. Kedudukan Pimpinan Dewan Hakim secara resmi dipercayakan kepada Dr. H. Lalu Muksin Efendi, Lc., M.A., dibantu oleh Arba’in, S.Pd.I. yang mengemban amanah sebagai Sekretaris Dewan Hakim, serta Dr. H. Sabarudin Abdurrahman, M.Pd. yang dilantik sebagai Pimpinan Majelis Hakim untuk mengawal seluruh cabang perlombaan.

Mengawali pengarahannya usai memimpin prosesi pengambilan sumpah, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh figur alim ulama dan akademisi yang dilantik menjadi Dewan Hakim. Wabup Kus menekankan bahwa amanah yang diemban di atas meja penilaian bukanlah sekadar tugas formal birokrasi atau seremoni rutin tahunan semata, melainkan sebuah kepercayaan publik yang sangat besar sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab moral dan spiritual yang kelak dipertanggungjawabkan langsung di hadapan Allah SWT.

“Jabatan sebagai Dewan Hakim ini bukanlah tugas seremonial biasa. Ini adalah sebuah kepercayaan besar dari pemerintah daerah dan seluruh warga Lombok Utara, sekaligus tanggung jawab moral dan spiritual yang sangat berat di hadapan Allah SWT. Tugas utama saudara-saudara sekalian adalah menilai dengan sejujurnya, seadil-adilnya, secermat-cermatnya, secara objektif, serta tanpa ada keberpihakan sedikit pun. Ingatlah bahwa kualitas, kemurnian, dan marwah dari seluruh penyelenggaraan MTQ ke-XII ini sangat bergantung pada integritas saudara sekalian di meja penilaian,” tegas Wabup Kusmalahadi secara lugas.

Lebih lanjut, Wabup Kus menyatakan bahwa profesionalisme dan independensi Dewan Hakim dalam membedah setiap tajwid, fashohah, lagu, seni kaligrafi, hingga hafalan para qari-qariah tidak hanya bertujuan untuk memilih para pemenang lomba semata. Lebih jauh dari itu, objektivitas hakim sangat krusial untuk memastikan bahwa seluruh proses kompetisi berjalan secara bersih, akuntabel, dan bebas dari persepsi manipulasi. Penilaian yang adil akan melahirkan para juara sejati yang memiliki kualitas kompetensi murni tanpa ada keraguan dari publik.

Mantan pejabat teknis ini meyakini bahwa hanya melalui sistem penilaian yang berintegritas tinggi dan bersih, Kabupaten Lombok Utara dapat melahirkan duta-duta generasi Qur’ani yang betul-betul unggul, berdaya saing tinggi, serta berakhlak mulia. Duta-duta terbaik yang lahir dari penilaian objektif ini nantinya diproyeksikan untuk menjadi tumpuan harapan KLU saat bertanding membawa nama harum daerah di panggung Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat hingga ke jenjang Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Wabup Kusmalahadi memberikan penekanan khusus mengenai kedudukan hukum dari setiap hasil keputusan yang diterbitkan oleh Majelis Hakim MTQ ke-XII KLU. Wabup mengingatkan bahwa seluruh lembar rekapitulasi skor dan keputusan final Dewan Hakim bersifat mutlak, sah, serta tidak dapat diganggu gugat oleh pihak mana pun. Oleh karena itu, ketelitian, kecermatan, dan kejujuran dalam memverifikasi setiap penampilan peserta di atas panggung mimbar tilawah harus dijaga dengan tingkat kedisiplinan tertinggi.

Wabup Kus meminta seluruh jajaran Dewan Hakim, Dewan Hakim Pendamping, serta para Panitera untuk senantiasa berpegang teguh pada pedoman penilaian teknis dan kode etik kehakiman MTQ yang berlaku secara nasional. Seluruh anggota dewan hakim diperintahkan untuk membentengi diri serta menghindari segala bentuk pengaruh, potensi intervensi dari oknum pejabat atau pengurus kafilah, maupun godaan subjektivitas yang dapat merusak kemurnian hasil akhir penilaian musabaqah di seluruh cabang yang diperlombakan.

Guna menjaga kesucian panggung MTQ dari potensi praktik koruptif, Wabup Kusmalahadi secara tegas membacakan norma larangan gratifikasi yang tertera dalam kode etik kehakiman MTQ. Ia menegaskan bahwa aturan resmi tidak membenarkan atau mengizinkan penerimaan pemberian dalam bentuk apa pun—baik berupa uang, barang, maupun fasilitas ucapan terima kasih dari pihak kafilah, kecamatan, maupun orang tua peserta—yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan keikutsertaan atau penetapan gelar kejuaraan dalam ajang MTQ ke-XII KLU.

“Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memberikan kepercayaan penuh dan penghormatan yang sangat tinggi kepada para Dewan Hakim untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab penilaian ini secara independen. Curahkan seluruh keahlian, keilmuan, pengalaman, serta ketelitian yang saudara-saudara miliki untuk memberikan penilaian yang seadil-adilnya. Jadikanlah momentum pengabdian di MTQ ke-XII ini sebagai ladang ibadah yang murni dalam ikhtiar kita bersama membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Bumi Tioq Tata Tunaq,” tegas Wabup Kusmalahadi memotivasi.

Kepada jajaran Panitera, panitia pelaksana dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda KLU, serta seluruh elemen pendukung, Wabup Kus menginstruksikan agar terus memberikan fasilitasi pelayanan teknis yang prima, nyaman, dan responsif bagi seluruh kebutuhan Dewan Hakim. Sinergi yang harmonis antara sekretariat panitia dan meja kehakiman menjadi kunci penting agar seluruh tahapan babak penyisihan hingga babak final MTQ ke-XII dapat bergulir secara lancar, tertib, aman, dan sukses tanpa kendala teknis yang berarti.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Panitia MTQ ke-XII yang juga Sekda KLU, Sahabuddin, S.Sos., M.Si., melaporkan bahwa seluruh sarana majelis perlombaan di kawasan Tanjung telah siap 100 persen digunakan. Berbagai cabang kompetisi yang mencakup Seni Baca Al-Qur’an (Tilawah), Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an (Hifzhil), Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Kaligrafi (Khattil Qur’an), hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dipastikan siap dinilai oleh para hakim profesional yang baru dilantik.

Sebelum mengakhiri pengarahannya, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri melayangkan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, alim ulama, pengurus LPTQ KLU, serta elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan nyata bagi terselenggaranya ajang syiar Islam terbesar di KLU ini. Wabup Kus berharap kerja keras seluruh pihak menjadi amal jariyah yang dilipatgandakan pahalanya.

“Melalui penyelenggaraan MTQ ke-XII Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap nilai-nilai luhur dan ajaran suci Al-Qur’an dapat semakin membumi, meresap, serta mentradisi dalam kehidupan harian masyarakat kita. Semoga perhelatan ini menjadi pilar pemantik yang semakin memperkuat ikhtiar kolektif kita dalam membangun generasi Lombok Utara yang religius, berkarakter mulia, serta berakhlak karimah,” pangkas Wabup Kusmalahadi menutup sambutannya seraya memberikan selamat secara personal kepada para dewan hakim.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page