

Kejar Rapor Pendidikan, Pemkab Lombok Utara Rombak dan Kukuhkan Puluhan Kepala SD-SMP
Lombok Utara (Getinsidetv.com) — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara resmi merombak jajaran pimpinan satuan pendidikan dasar melalui pengukuhan Kepala Sekolah SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Jumat (28/8/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penyegaran birokrasi sekaligus respons atas mendesaknya peningkatan mutu serta capaian Rapor Pendidikan di kawasan tersebut.
Pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Dikbudpora Lombok Utara, H. Muhamad Najib, S.Pd., M.Pd. Pengukuhan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Lombok Utara tertanggal 28 Agustus 2026. Agenda ini mencakup penugasan baru, rotasi jabatan, hingga pemberhentian guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Langkah penataan SDM ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Utara.

Rotasi dan pengukuhan ini memuat pesan tegas: jabatan kepala sekolah bukan lagi sekadar zona nyaman administratif. Pemerintah daerah menuntut para pimpinan sekolah yang baru dilantik untuk bertransformasi menjadi instructional leader atau pemimpin pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan mampu mengeksekusi perubahan nyata di ruang-ruang kelas.
Dalam pengarahannya, Kepala Dinas Dikbudpora, H. Muhamad Najib, S.Pd., M.Pd., menegaskan, bahwa kepala sekolah memegang kendali vital dalam mendongkrak profesionalisme guru serta menciptakan iklim belajar yang aman dan inklusif. Menurutnya, kepemimpinan yang pasif hanya akan memperlambat ketertinggalan kualitas pendidikan daerah dari kabupaten/kota lainnya di Nusa Tenggara Barat.
Fokus utama yang menjadi sorotan dalam pengukuhan ini adalah ketimpangan indikator Rapor Pendidikan Kabupaten Lombok Utara. Hasil evaluasi nasional tersebut kini tak lagi sekadar menjadi dokumen formalitas, melainkan kompas utama untuk mengukur literasi, numerasi, serta karakter peserta didik di tiap sekolah.
Guna mengejar ketertinggalan tersebut, Dikbudpora menginstruksikan seluruh kepala sekolah baru untuk segera membedah data Rapor Pendidikan di satuan pendidikan masing-masing. Setiap kelemahan indikator wajib dijadikan dasar penyusunan Perencanaan Berbasis Data (PBD) dan intervensi program pada anggaran sekolah mendatang.

Upaya pembenahan mutu ini dipastikan tidak berjalan secara soliter. Kehadiran jajaran pimpinan BKPSDM, Sekretaris Dikbudpora, Dewan Pendidikan, hingga Pengawas Satuan Pendidikan dalam acara pengukuhan menandai komitmen kerja keroyokan lintas instansi dalam mengawal kinerja para kepala sekolah.
Sinergi antara Dikbudpora dan BKPSDM menjadi kunci penting, terutama dalam menjamin keberlanjutan pengembangan kompetensi serta jenjang karir pendidik. Penataan distribusi guru dan kepala sekolah yang merata diharapkan mampu memangkas jurang kesenjangan kualitas antara sekolah di pusat kota Tanjung dan daerah terpencil.
Ke depan, kinerja para kepala sekolah yang baru dikukuhkan ini akan dievaluasi secara berkala berbasis indikator capaian mutu murid. Pembuktian kepemimpinan mereka akan diuji dari sejauh mana lingkungan sekolah berubah menjadi tempat belajar yang memanusiakan dan membebaskan potensi anak.
Momentum pengukuhan ini diharapkan menjadi titik balik perbaikan ekosistem pendidikan di Kabupaten Lombok Utara. Kerja kolaboratif antara pemerintah, pengawas, guru, dan masyarakat menjadi modal utama untuk menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya merata, tetapi juga benar-benar bermutu bagi seluruh murid.(r15)
Share this content:















Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.