

Anggota DPRD KLU Lalu Muhammad Zaki Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan di Senaru
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Usai menunaikan ibadah salat Jumat, Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) dari Fraksi PDI Perjuangan, Lalu Muhammad Zaki, menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis di Dusun Pawangkarya, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Jumat (18/9/2026). Penyerahan santunan senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum warga setempat tersebut merupakan bagian dari realisasi program jaminan sosial pekerja yang dibiayai melalui dana aspirasi (pokir) sang wakil rakyat.
Acara serah terima santunan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB, jajaran pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga setempat. Kecamatan Bayan yang merupakan Daerah Pemilihan (Dapil IV) Lalu Muhammad Zaki menjadi fokus sasaran utama penyerahan kartu kepesertaan dan jaminan perlindungan tenaga kerja informal.
Dalam konteks kebijakan publik, alokasi dana aspirasi legislatif untuk program asuransi sosial terbilang langkah terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat miskin. Secara keseluruhan, Fraksi PDI-P DPRD KLU mengalokasikan sebanyak 2.020 kuota kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi warga rentan, dengan komitmen pembayaran iuran penuh selama lima tahun masa jabatan legislator secara gratis tanpa membebani warga.
Sasaran penerima manfaat program asuransi ini didominasi oleh kelompok pekerja sektor informal dan rentan di wilayah pelosok dan pegunungan, seperti petani, nelayan, pekerja harian lepas, buruh bangunan, hingga pelaku UMKM. Kelompok pekerja ini selama ini kerap luput dari jaring perlindungan keselamatan kerja resmi karena keterbatasan kemampuan finansial untuk membayar iuran mandiri.
Dalam sambutannya yang disampaikan menggunakan gaya bahasa lokal yang hangat, Lalu Muhammad Zaki menegaskan bahwa perlindungan asuransi ini dibayarkan penuh dari alokasi anggaran daerah yang diperjuangkannya. “Asuransi tenaga kerja ini saya bayarkan setiap bulannya secara gratis selama lima tahun masa jabatan saya di DPRD. Kita ingin memastikan masyarakat pekerja di Senaru dan Bayan memiliki benteng perlindungan saat menghadapi musibah,” ujar politisi PDI-P tersebut.
Zaki menjelaskan bahwa santunan kematian sebesar Rp42 juta yang diterima ahli waris difungsikan sebagai penahan guncangan ekonomi keluarga (economic shock absorber). Kehilangan tulang punggung keluarga sering kali menjadi pemicu kemunculan keluarga miskin baru. Oleh karena itu, Zaki mengedukasi warga agar dana santunan dimanfaatkan secara produktif, seperti modal usaha kuliner, peternakan sapi, atau modal kerja kelanjutan hidup.
Selain jaminan kematian, program asuransi tenaga kerja yang diperjuangkan legislatif KLU ini juga mencakup santunan bagi pekerja yang mengalami sakit berat atau kecelakaan kerja yang membutuhkan perawatan medis. Adanya skema perlindungan biaya pengobatan hingga santunan berkala memberikan kepastian rasa aman bagi warga saat sedang mencari nafkah di lapangan.
Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan NTB menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen politik kepedulian Anggota DPRD KLU yang memanfaatkan dana pokir untuk kepentingan perlindungan sosial jangka panjang. Pihak BPJS memastikan bahwa proses klaim santunan bagi warga penerima manfaat program aspirasi ini diproses secara cepat, transparan, dan langsung ditransfer ke rekening ahli waris tanpa potongan.
Penyerahan santunan ini sekaligus menjadi momentum edukasi politik dan pembuktian janji kampanye bagi warga Kecamatan Bayan. Zaki menekankan pentingnya merealisasikan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil perut dan keselamatan warga, ketimbang sekadar mengumbar janji pembangunan fisik yang tidak terkawal pemanfaatannya.
Sinergi antara DPRD KLU, BPJS Ketenagakerjaan, dan Pemerintah Desa Senaru ini diharapkan dapat direplikasi oleh para legislator lainnya di Lombok Utara. Program perlindungan jaminan sosial berbasis pokir ini terbukti menjadi instrumen nyata dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrim sekaligus membangun ketahanan ekonomi warga pedesaan di lereng Gunung Rinjani.(r15)
Share this content:


















Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.