Loading Now
×

Silaturrami Sholat Jumat, Bupati Najmul Serahkan Santunan Kematian BPJS TK

Silaturrami Sholat Jumat, Bupati Najmul Serahkan Santunan Kematian BPJS TK

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Bupati Lombok Utara Dr. Hj. Najmul Akhyar, S.H., M.H., melaksanakan silaturahmi dan sholat Jumat berjamaah di Masjid Al Muttaqin, Dusun Kandang Kaok, Desa Tanjung, Jumat (14/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan santunan kematian dari program BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga orang penerima manfaat yang masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp42 juta.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BAZNAS Provinsi NTB Dr.H.Lalu Muhammad Iqbal.,Kepala Cabang BPJS NTB Nasrullar Umar, Kepala OPD KLU,para Pimpinan  BAZNAS KLU,Kades Tanjung Budiawan.,SH., serta undangan lainya.

Dalam sambutannya, Bupati Najmul menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya kelompok rentan, Pemerintah Daerah  telah mengintervensi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 24.750 pekerja rentan per Juni 2026. 

“Secara keseluruhan, jumlah pekerja formal maupun informal yang tertanggung BPJS TK di KLU mencapai 33.029 jiwa,”katanya.

Bupati juga menerangkan dengan bayara hanya sekitar Rp8.400 per bulan, tetapi pertanggungan saat terjadi musibah sangat besar, ada menerima manfaat sebesar Rp42 juta per orang akibat meninggal dunia.

Ia menegaskan bahwa meskipun anggaran Pemda terbatas, pemerintah berkomitmen menjamin perlindungan bagi masyarakat yang terkena dampak kecelakaan kerja atau risiko lainnya, bagi masyarakat yang belum tercover oleh program Pemda, Bupati mengimbau agar mendaftarkan diri secara mandiri karena nominalnya sangat terjangkau namun manfaatnya signifikan.

Bupati Najmul juga menyinggung peran strategis BAZNAS dalam jaring pengaman sosial dimana pada hari kemarin lebih dari 100 mustahik telah menerima manfaat dari berbagai program BAZNAS, termasuk BAZNAS Sehat yang membantu biaya rujukan pasien hingga ke Bali dan Jakarta.

Terkait pengelolaan zakat, Bupati  Najmul berharap seluruh ASN dan pejabat yang mampu dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS agar tepat sasaran. 

” Bagi yang belum menunaikan, silakan salurkan lewat BAZNAS agar penyalurannya lebih terorganisir dan berdampak luas,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala BPJS TK Provinsi NTB  melaporkan bahwa Pemkab KLU telah menyalurkan santunan senilai total Rp10,9 miliar khusus untuk wilayah Lombok Utara.

“Alhamdulillah, sampai hari ini BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan santunan kurang lebih Rp10,9 miliar khusus di Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp3,6 miliar merupakan santunan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta yang meninggal dunia. 

Sementara itu, dari program perlindungan yang secara spesifik diinisiasi oleh Pemda tercatat dana sebesar Rp878 juta telah disalurkan untuk santunan JKM pekerja informal. 

Selain itu, program ini juga mencakup beasiswa pendidikan bagi anak-anak tenaga kerja yang ditinggalkan orang tua. 

“Sebanyak 9 penerima beasiswa akan mendapatkan dukungan biaya sekolah setiap tahun hingga jenjang sarjana,”katanya.

Lebih lanjut kata Kepala Cabang BPJS TK NTB Amrullah menegaskan bahwa Lombok Utara menjadi salah satu daerah pionir di Nusa Tenggara Barat yang memiliki niat kuat melindungi masyarakatnya, khususnya pekerja informal. Saat ini, sebanyak 24.000 pekerja rentan dan informal telah tercover iuran yang dibayarkan penuh oleh Pemda.

Cakupannya pun terus diperluas, seluruh Kepala Desa, perangkat desa, BPD, serta kader desa kini juga telah dilindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan, belum lagi perlindungan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sektor pemerintahan.

“Sangat bersyukur di Lombok Utara karena belum semua kepala daerah punya niatan baik seperti ini,”katanya.

Amrullah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam memperluas cakupan perlindungan sosial, ia menjelaskan bahwa selain anggaran daerah, terdapat potensi sumber pendanaan lain yang bisa dioptimalkan.

“BAZNAS sebenarnya juga dapat melindungi pekerja informal, dan dari pusat sudah turun ke daerah-daerah, kemudian, dana desa pun sangat dimungkinkan digunakan untuk melindungi masyarakat desa,” jelasnya.

 Dalam kesempatan yang sama Ketua Baznas NTB Dr.H.Muhammad Iqbal menyampaikan hubungan Baznas Provinsi dan Baznas KLU sangat harmonis dan efektif dalam menyalurkan manfaat kepada masyarakat.

 “Setiap kali ke sini bersama BAZNAS KLU sangat kolaboratif dan sinergis dengan kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS NTB juga menjelaskan agenda distribusi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang sedang berlangsung dengan konsep unik bertajuk “Touring and Sharing”. 

Rombongan menggunakan sepeda motor untuk menjangkau lima titik lokasi di Lombok Utara, yakni Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan,Bayan, dan terakhir Sembalun.

Dr. Iqbal menekankan bahwa BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan karitatif atau konsumtif semata, tetapi juga mengutamakan program pemberdayaan ekonomi umat. Ia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BAZNAS KLU dalam menghadirkan pelatihan dan peningkatan daya guna mustahik yang bersumber dari dana ZIS.

“Baznas tidak sekadar memberikan bantuan berupa hal-hal sifatnya karitatif atau konsumtif, tetapi juga pemberdayaan, kita akan berkolaborasi memberikan banyak sekali pemberdayaan dan pelatihan,” tegasnya.

Sebagai bentuk rasa syukur dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lokasi, Ketua BAZNAS NTB juga menyerahkan sumbangan dana untuk pembangunan dan operasional Masjid Al Muttaqin.(r15)

Share this content:

You cannot copy content of this page