Loading Now
×

Bupati Lombok Utara Hadiri Pembekalan dan Vaksinasi Jemaah Haji, Tekankan Syukur dan Sabar

Bupati Lombok Utara Hadiri Pembekalan dan Vaksinasi Jemaah Haji, Tekankan Syukur dan Sabar

Bupati Lombok Utara Hadiri Pembekalan dan Vaksinasi Jemaah Haji, Tekankan Syukur dan Sabar

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Langkah persiapan menuju Tanah Suci Makkah bagi jemaah haji asal Kabupaten Lombok Utara (KLU) kini memasuki fase krusial. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara menggelar agenda pembekalan sekaligus pemberian vaksinasi sebagai benteng kesehatan bagi para calon tamu Allah.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Islamic Center Baiturrahman, Tanjung, pada Senin (27/04/2026). Kehadiran Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., memberikan suntikan moral tersendiri bagi para jemaah yang akan berangkat tahun ini.

Dalam laporannya, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda KLU mencatat sebanyak 154 jemaah haji asal KLU mengikuti rangkaian acara ini. Mereka merupakan warga pilihan yang telah menanti giliran keberangkatan setelah sekian lama dalam daftar tunggu.

Turut mendampingi Bupati dalam agenda tersebut, Kabag Kesra H. Samsudirman, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Lalu Bahruddin, M.Kes., serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Utara.

Bupati Najmul Akhyar dalam arahannya menekankan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang memerlukan kekuatan fisik dan ketahanan mental yang prima. Oleh karena itu, persiapan di tanah air menjadi penentu kelancaran ibadah di Makkah kelak.

683007361_2088641185027554_7096672180656403289_n-1-1024x644 %post

“Pembekalan dan vaksinasi ini bukan sekadar prosedur administratif, melainkan ikhtiar penting agar para jemaah tetap sehat dan dapat menjalankan seluruh rangkaian rukun haji dengan sempurna,” ujar Bupati Najmul.

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Lalu Bahruddin, memastikan bahwa jenis vaksin yang diberikan telah sesuai dengan standar regulasi kesehatan internasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi guna mencegah risiko penularan penyakit.

Selain aspek kesehatan, Bupati Najmul juga menyentuh sisi spiritual para jemaah. Ia mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Bupati berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga niat dan fokus dalam beribadah. Menghindari hal-hal yang dapat mengurangi pahala ibadah selama berada di tanah suci menjadi poin penekanan utama.

Kunci utama untuk meraih predikat haji mabrur, menurut Bupati Najmul, terletak pada dua pilar utama, yakni rasa syukur yang mendalam dan kesabaran yang seluas samudera.

“Syukur dan sabar adalah pintu menuju keikhlasan. Dengan pondasi itu, insya Allah sepulang dari Tanah Suci, Bapak dan Ibu menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” tegasnya di hadapan ratusan jemaah.

Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah atau kebersamaan antar sesama jemaah asal Lombok Utara. Saling membantu dan peduli terhadap rekan satu rombongan adalah cerminan karakter masyarakat KLU.

679571204_2088641118360894_238216304232207009_n-1024x562 %post
Bupati Lombok Utara Hadiri Pembekalan dan Vaksinasi Jemaah Haji, Tekankan Syukur dan Sabar

“Ingatlah bahwa Anda sekalian adalah duta daerah dan tamu Allah. Jaga sikap, jaga lisan, dan tunjukkan identitas masyarakat Lombok Utara yang santun dan religius,” tambahnya.

Sebagai simbol kesatuan dan identitas kelompok, dalam acara tersebut juga dilakukan pembagian rompi resmi bagi para jemaah. Rompi ini berfungsi memudahkan koordinasi dan pengawasan selama proses mobilisasi di Arab Saudi.

Pihak Kesra KLU memastikan bahwa seluruh tahapan administrasi dan bimbingan manasik akan terus dikawal hingga hari keberangkatan menuju embarkasi. Koordinasi dengan Kemenag terus diintensifkan guna meminimalisir kendala teknis.

Antusiasme terpancar dari wajah 154 calon jemaah haji. Bagi mereka, pembekalan ini menjadi bekal berharga untuk memitigasi tantangan cuaca dan kepadatan jemaah dari seluruh penjuru dunia di Makkah dan Madinah.

Dengan vaksinasi yang lengkap, risiko kesehatan diharapkan dapat ditekan serendah mungkin, mengingat kondisi fisik yang prima adalah modal utama bagi jemaah untuk melaksanakan wukuf di Arafah.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian perjalanan haji Kabupaten Lombok Utara tahun 2026.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warganya, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan kembali ke Bumi Tioq Tata Tunaq.

Melalui sinergi antar-instansi, diharapkan 154 jemaah haji KLU dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan kembali dengan membawa perubahan spiritual yang lebih baik bagi daerah.(r15)

Share this content:

You cannot copy content of this page