Loading Now
×

Bupati Najmul Akhyar dan Wabup Kusmalahadi Lepas Keberangkatan Kloter 13 di Masjid Baiturrahman

Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara melepas 154 Calon Jamaah Haji Kloter 13 di Masjid Baiturrahman. Penantian 15 tahun jamaah KLU berakhir dengan keberangkatan menuju Tanah Suci Mekkah.

Bupati Najmul Akhyar dan Wabup Kusmalahadi Lepas Keberangkatan Kloter 13 di Masjid Baiturrahman

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Suasana penuh haru menyelimuti Masjid Baiturrahman Tanjung saat Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) secara resmi melepas 154 Calon Jamaah Haji (CJH) menuju Tanah Suci, Kamis (7/5/2026). Prosesi pelepasan ini menandai dimulainya perjalanan spiritual bagi warga Bumi Tioq Tata Tunaq setelah penantian panjang belasan tahun.

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, memimpin langsung upacara pelepasan tersebut didampingi Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT. Kehadiran jajaran pimpinan daerah bersama tokoh agama dan Forkopimda memberikan dukungan moril bagi para jamaah yang segera bertolak ke asrama haji.

Sejak pagi hari, area masjid telah dipadati oleh keluarga dan kerabat jamaah yang datang dari berbagai pelosok kabupaten. Isak tangis bahagia dan pelukan perpisahan mewarnai momen pemberangkatan, menciptakan atmosfer emosional di pusat pemerintahan KLU tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Lombok Utara, H. Suparlan, S.Pd.I., M.Si, melaporkan bahwa total jamaah tahun ini terdiri dari 80 laki-laki dan 74 perempuan. Data ini menunjukkan proporsi jender yang cukup seimbang dalam kuota keberangkatan tahun 2026.

687845044_2096776650880674_1549321428739975783_n-1024x683 %post
154 Calon Jamaah Haji (CJH) Asal Lombok Utara menuju Tanah Suci di Islamic Center Tanjung KLU

Secara teknis, jamaah asal Lombok Utara tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13. Mereka dijadwalkan terbang bersama dengan rombongan jamaah yang berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) serta Kota Bima dalam satu rangkaian penerbangan.

H. Suparlan menjelaskan bahwa koordinasi ketat telah dilakukan untuk memastikan ketepatan waktu tiba di asrama haji. “Para jamaah akan diterima di asrama pukul 08.40. Kita sengaja berangkat lebih awal agar sampai tepat waktu dan tetap mengikuti jadwal yang ada,” tuturnya saat memberikan arahan teknis.

Otoritas haji daerah juga memberikan imbauan khusus terkait kesiapan fisik dan mental para jamaah. Suparlan berpesan agar para tamu Allah ini menikmati setiap tahapan perjalanan dengan santai dan tidak membebani diri dengan ketegangan yang tidak perlu.

Bupati Najmul Akhyar dalam sambutannya menekankan bahwa keberangkatan ini merupakan jawaban atas kesabaran para jamaah. Menurutnya, sebagian besar jamaah yang berangkat hari ini telah memendam kerinduan dan mengantre selama 14 hingga 15 tahun.

“Pertemuan di masjid ini adalah jawaban atas kerinduan yang telah dipendam para jamaah. Kesempatan ini adalah anugerah luar biasa yang harus disyukuri dengan sebaik-baiknya,” ujar Najmul Akhyar di hadapan ratusan jamaah yang tampak khidmat menyimak.

687845047_2096776714214001_8611855041321487901_n-1024x682 %post

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah. Mereka berharap seluruh proses ibadah di Mekkah Al-Mukarramah dapat dijalankan dengan sempurna tanpa kendala kesehatan yang berarti.

“Selamat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah Al-Mukarramah. Semoga Bapak dan Ibu diberikan kelancaran dalam beribadah dan kembali dengan meraih predikat haji yang mabrur,” ucap Bupati dengan nada penuh takzim.

Pelepasan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung kewajiban keagamaan warganya. Pemkab KLU memastikan seluruh fasilitas pendukung pemberangkatan lokal telah disiapkan secara optimal.

Setelah prosesi di masjid usai, para jamaah segera diarahkan menuju bus yang telah disediakan. Lambaian tangan dari ribuan warga yang berdiri di sepanjang jalan menuju masjid mengiringi keberangkatan armada bus menuju asrama transito.

Berdasarkan jadwal resmi, rombongan jamaah haji Kabupaten Lombok Utara diperkirakan akan mendarat kembali di tanah air pada 17 Juni mendatang. Durasi perjalanan ini telah disinkronkan dengan rangkaian ibadah wajib dan sunnah di tanah suci.

Pihak keluarga diminta untuk terus mendoakan kelancaran perjalanan ini dari tanah air. Fokus utama saat ini adalah memastikan transisi jamaah dari daerah menuju embarkasi berjalan mulus sesuai dengan regulasi penerbangan internasional.

Penerapan protokol kesehatan dan keamanan juga tetap diperhatikan selama proses pelepasan. Tim medis daerah tampak bersiaga untuk memantau kondisi jamaah lanjut usia sebelum mereka memasuki bus pemberangkatan.

Komitmen Pemkab KLU dalam memberikan pelayanan haji terbaik terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari koordinasi lintas instansi yang lebih rapi dalam mengelola kerumunan massa di area Masjid Baiturrahman.

Melalui keberangkatan 154 jamaah ini, Lombok Utara turut berkontribusi dalam memenuhi kuota haji nasional. Momentum ini juga menjadi simbol ketahanan spiritual masyarakat KLU pasca-berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Keberangkatan Kloter 13 ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kelancaran kloter-kloter berikutnya dari wilayah Nusa Tenggara Barat. Sinergi antara Kemenag, Pemkab, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan haji tahun ini.

Prosesi pelepasan pun berakhir saat bus terakhir meninggalkan halaman masjid. Di balik kaca bus, senyum haru para jamaah menjadi penutup agenda resmi pemerintah daerah pada hari tersebut, membawa harapan besar bagi kemaslahatan seluruh warga Lombok Utara.(r15)

Share this content:

You cannot copy content of this page