Perkuat Ukhuwah, Bupati Najmul Serap Aspirasi Warga Dusun Lias Daya dalam Momentum Halalbihalal
Lombok Utara (Getinsidetv.com) Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Mushola RT 03, Dusun Lias Daya, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga. Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengikuti acara tasyakuran sekaligus halalbihalal, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh warga dusun setempat.
Bupati Najmul menegaskan bahwa Idulfitri 1447 Hijriah merupakan saat yang tepat untuk mempererat kembali tali silaturahmi antara jajaran pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Menurut orang nomor satu di Bumi Tioq Tata Tunaq ini, acara halalbihalal adalah sarana krusial untuk memantau langsung kendala yang dihadapi warga, mulai dari tingkat desa hingga ke pelosok dusun.
“Momentum Idulfitri ini bukan hanya tentang saling memaafkan secara personal, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan dalam membangun daerah,” ujar Bupati Najmul.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran jajaran eksekutif di tengah-tengah masyarakat adalah bagian dari komitmen untuk terus menjalin kedekatan. Pihaknya ingin memastikan bahwa tidak ada sekat komunikasi antara pemimpin dan rakyatnya.
Pemerintah daerah, lanjut Bupati, sangat memerlukan masukan langsung dari warga agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan rill di lapangan.
“Kami ingin setiap kebijakan tepat sasaran. Oleh karena itu, kami turun langsung, mendengar, dan menyerap aspirasi warga secara objektif agar dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” tegasnya.
Acara tasyakuran tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting lainnya, di antaranya Camat Gangga, Mahzan Zohdi, S.Pd., dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) KLU, TGH. Khairul Paridi, L.C., M.A.
Kehadiran tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat menambah kekhidmatan acara. Hal ini mencerminkan tingginya nilai toleransi dan penghormatan terhadap tradisi lokal di Desa Genggelang.
Kepala Desa Genggelang, Almaudodi, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesediaan Bupati untuk mengunjungi dusun yang cukup jauh dari pusat kota tersebut. Kehadiran pimpinan dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi warga.
Dalam dialog santai tersebut, beberapa warga sempat menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur lingkungan dan penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi desa di Genggelang.
Bupati mencatat setiap masukan yang diberikan dan berjanji akan menjadikannya bahan evaluasi dalam penyusunan prioritas pembangunan di masa mendatang, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Selain aspek pembangunan, pencerahan spiritual juga diberikan untuk memotivasi warga agar terus menjaga kerukunan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Lombok Utara.
Bupati mengingatkan bahwa tanpa kebersamaan yang solid antara rakyat dan pemerintah, percepatan pembangunan di daerah yang baru pulih ini akan sulit terwujud secara maksimal.
Kegiatan halalbihalal di Dusun Lias Daya ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Lombok Utara di bawah kepemimpinan yang amanah.
Prosesi bersalam-salaman dilakukan dengan penuh kehangatan, di mana Bupati melayani permintaan warga untuk berfoto bersama sebagai kenang-kenangan kunjungan tersebut.
Camat Gangga, Mahzan Zohdi, menambahkan bahwa pihak kecamatan akan terus mengawal aspirasi yang telah disampaikan warga dalam pertemuan ini agar segera masuk ke dalam sistem perencanaan desa maupun kecamatan.
Kedekatan antara pemimpin dan rakyat yang terpancar dalam acara ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah daerah.
Tasyakuran berakhir dengan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi warga Dusun Lias Daya atas kepedulian Bupati yang tetap meluangkan waktu mengunjungi pelosok di tengah kesibukan agenda daerah.(r15)
Share this content:



