Wabup Kusmalahadi Luncurkan Program Sebar Qurban 2026, Fokus Pemerataan Hingga Pelosok Bayan
Lombok Utara (Getinsidetv.com) Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga kemanusiaan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., secara resmi mendampingi peluncuran Program Sebar Qurban 2026 di Dusun Telaga Banyak, Desa Anyar, Kecamatan Bayan, Rabu (01/04/2026).
Kegiatan bertajuk “Luaskan Dampak Qurban, Wujudkan Pemerataan Kebaikan” ini diinisiasi oleh Human Initiative. Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memastikan distribusi hewan qurban tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Wabup Kusmalahadi hadir mendampingi Vice President Human Initiative, Romi Ardiansyah. Kehadiran pimpinan daerah di salah satu titik terjauh KLU ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung program yang berdampak langsung pada gizi dan ekonomi warga.
Dalam sambutannya, Wabup Kusmalahadi mengapresiasi Human Initiative sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi pihak ketiga sangat krusial dalam membantu masyarakat, terutama saat pemerintah dihadapkan pada keterbatasan fiskal.
“Program seperti ini sangat membantu upaya pengentasan kemiskinan di Lombok Utara. Ini bukan sekadar ritual ibadah, tapi ada dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi warga kami,” ujar Kusmalahadi.
Ia menambahkan bahwa intervensi pangan melalui distribusi daging qurban menjadi salah satu jembatan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat di pedesaan, yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di KLU.
Camat Bayan turut memberikan apresiasi atas terpilihnya wilayah Anyar sebagai lokasi peluncuran. Menurutnya, ini adalah tahun kedua program tersebut menyentuh wilayahnya, yang terbukti mampu menggairahkan sektor peternakan lokal.

Vice President Human Initiative, Romi Ardiansyah, menjelaskan bahwa Program Sebar Qurban telah memiliki rekam jejak panjang sejak tahun 2003. Fokus utamanya tetap konsisten pada pemerataan distribusi yang berkeadilan.
“Kami tidak ingin daging qurban menumpuk di kota-kota besar. Esensi program ini adalah menjangkau daerah yang benar-benar membutuhkan, sekaligus memberdayakan peternak lokal di daerah tersebut,” jelas Romi.
Model pemberdayaan yang dilakukan adalah dengan membeli hewan qurban langsung dari peternak di sekitar lokasi distribusi. Hal ini memastikan perputaran uang tetap berada di desa dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.
Human Initiative juga terus mengembangkan sistem digitalisasi untuk menarik minat donatur dari skala nasional hingga mancanegara agar cakupan hewan qurban di Lombok Utara bisa terus meningkat setiap tahunnya.
Wabup berharap kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk melihat potensi peternakan di Bayan yang sangat melimpah. Dengan manajemen yang baik, Bayan bisa menjadi pemasok utama hewan qurban bagi daerah lain.

Selain dampak ekonomi, program ini dinilai mampu mempererat tali silaturahmi antara donatur dengan masyarakat di pelosok yang selama ini jarang tersentuh bantuan protein hewani secara masif.
Pemda KLU berkomitmen memberikan kemudahan akses dan data bagi lembaga sosial yang ingin menyalurkan bantuannya agar tepat sasaran kepada keluarga prasejahtera.
Langkah ini juga selaras dengan visi daerah dalam menurunkan angka stunting melalui perbaikan konsumsi protein bagi anak-anak di wilayah pedesaan.
Peluncuran program di Dusun Telaga Banyak diakhiri dengan peninjauan langsung kondisi hewan qurban yang akan dipersiapkan untuk hari raya mendatang, guna memastikan kesehatan dan kelayakannya sesuai syariat.
Masyarakat setempat menyambut antusias program ini. Bagi mereka, kehadiran program sebar qurban memberikan kepastian bahwa mereka tetap menjadi bagian dari perayaan besar meskipun berada di lokasi terpencil.
Wabup Kusmalahadi menginstruksikan jajaran kecamatan dan desa untuk mengawal proses distribusi nantinya agar berjalan tertib, transparan, dan menjangkau rumah tangga yang paling membutuhkan.
Optimalisasi potensi peternakan lokal melalui program qurban diharapkan menjadi stimulus bagi pemuda tani di Bayan untuk lebih serius mengembangkan sektor peternakan sebagai profesi yang menjanjikan.
Penutupan acara ditandai dengan penyerahan simbolis komitmen Program Sebar Qurban 2026, yang diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Lombok Utara menuju masa depan yang lebih baik.(r15)
Share this content:



