Loading Now
×

Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri Resmikan Pasar Ikan Higienis Bantuan IHHNL di Desa Segara Katon

Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri Resmikan Pasar Ikan Higienis Bantuan IHHNL di Desa Segara Katon

Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta memperkuat sarana penunjang sektor perikanan perdesaan kembali membuah hasil nyata. Pada Minggu (25/10/2026), Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., hadir secara langsung meresmikan Pasar Ikan Higienis yang berlokasi di Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Perhelatan peresmian infrastruktur perdagangan hasil laut yang terkonsep modern dan sehat tersebut disambut antusias oleh ratusan warga dan komunitas nelayan setempat.

Kehadiran Pasar Ikan Higienis ini diproyeksikan menjadi angin segar sekaligus pusat dinamika perdagangan hasil perikanan tangkap baru di pesisir Kecamatan Gangga. Pembangunan sarana vital ini merupakan buah dari kemitraan strategis lembaga kemanusiaan internasional International Humanitarian Relief Organisation (IHHNL) yang didukung penuh oleh para donatur serta mitra pembangunan dari Turki dan Belanda. Kehadiran fasilitas perdagangan ini menjadi instrumen penting untuk memacu peningkatan pendapatan ekonomi para nelayan, pedagang ikan eceran, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perdesaan.

Perhelatan peresmian dan serah terima bangunan pasar ikan modern tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan daerah, instansi teknis, dan perwakilan lembaga donor internasional. Tampak hadir mendampingi Wakil Bupati di panggung kehormatan antara lain jajaran perwakilan resmi IHHNL, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) KLU, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan KLU, Kapolsek Gangga, Kepala Desa Segara Katon beserta jajaran perangkat desa, Ketua BPD Segara Katon, pengurus BUMDes Segara Katon, tokoh masyarakat, serta kelompok nelayan lokal.

Dalam pidato sambutan resminya sebelum memotong pita tanda dimulainya operasional pasar, Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri melayangkan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada manajemen IHHNL beserta para donatur dari Turki dan Belanda. Wabup Kus menilai kepedulian lembaga internasional ini dalam mengucurkan bantuan pendanaan penuh merupakan wujud sinergi kemanusiaan yang sangat bernilai bagi masyarakat perdesaan di Lombok Utara yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Utara, khususnya warga Desa Segara Katon, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada jajaran IHHNL serta para donatur dari Turki dan Belanda. Bantuan fasilitas Pasar Ikan Higienis ini merupakan bentuk perhatian yang sangat berharga dalam mendukung penyiapan infrastruktur perdagangan yang sehat, higienis, dan representatif bagi nelayan kita,” ujar Wabup Kusmalahadi memaparkan apresiasinya di hadapan para undangan.

Lebih lanjut, Wabup Kusmalahadi menegaskan bahwa keberadaan pasar ikan tradisional dengan standar sanitasi dan higienitas yang tinggi sangat mendesak untuk diwujudkan di kawasan pesisir KLU. Menurutnya, mutu dan nilai jual hasil tangkapan laut para nelayan sangat ditentukan oleh kualitas sarana penampungan serta tempat pemasaran. Dengan adanya pasar ikan yang bersih, teratur, dan dilengkapi fasilitas air bersih yang memadai, komoditas hasil laut dapat terjaga kesegarannya sehingga memiliki daya tawar harga yang jauh lebih tinggi di pasaran.

Wabup Kus juga menggarisbawahi bahwa peresmian pasar ini sejalan dengan komitmen Pemkab KLU dalam mendorong penguatan daya saing ekonomi berbasis kawasan. Kehadiran pasar ikan di Segara Katon diharapkan dapat memotong rantai distribusi pemasaran yang selama ini kerap merugikan nelayan kecil, sehingga para nelayan dapat menjual hasil tangkapannya secara langsung kepada konsumen maupun pedagang pengumpul dengan harga yang lebih adil dan menguntungkan.

Mengenai status aset dan tata kelola operasional, fasilitas Pasar Ikan Higienis ini berdiri di atas lahan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Segara Katon. Pasca-prosesi peresmian dan penandatanganan berita acara serah terima bangunan, pengelolaan penuh atas sarana perdagangan ini diserahkan secara mandiri kepada BUMDes Segara Katon. Sementara itu, Pemerintah Desa Segara Katon bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bertindak mengemban fungsi pengawasan regulasi dan akuntabilitas keuangan secara berkala.

Wabup Kusmalahadi mengingatkan kepada pengurus BUMDes Segara Katon agar mengelola aset investasi kebudayaan ekonomi ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Pola manajemen tata kelola yang rapi menjadi kunci mutlak agar keberlanjutan operasional pasar ikan dapat bertahan lama, memberikan dampak pendapatan asli desa (PADes) yang produktif, serta menyerap tenaga kerja lokal dari kalangan warga desa sekitar.

“Penyerahan pengelolaan pasar kepada BUMDes Segara Katon merupakan kepercayaan besar. Saya minta jajaran pengurus BUMDes untuk merawat, menjaga kebersihan, dan mengelola fasilitas ini sebaik-baiknya. Jangan sampai pasar yang sudah dibangun bagus oleh donatur donor ini tidak terawat. Jaga higienitasnya agar konsumen merasa nyaman berbelanja, sehingga pasar ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan nelayan dan warga,” tegas Wabup Kus memberikan penekanan khusus.

Di tempat yang sama, perwakilan IHHNL dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat merampungkan proyek pembangunan Pasar Ikan Higienis di Desa Segara Katon. Pihak IHHNL berharap fasilitas ini dapat menjadi pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir serta mempererat tali persaudaraan antara masyarakat internasional dengan warga Kabupaten Lombok Utara. IHHNL berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kemanfaatan dari bantuan yang telah diserahkan.

Sementara itu, Kepala Desa Segara Katon bersama Ketua BUMDes dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmen dan rasa terima kasihnya kepada Pemkab KLU dan IHHNL. Pihaknya berjanji akan segera menyusun alokasi tempat bagi para nelayan dan pedagang lokal agar dapat memanfaatkan los-los pasar yang tersedia. Pemerintah desa juga akan menetapkan standar operational prosedur (SOP) terkait kebersihan dan pengelolaan sampah harian agar predikat pasar higienis tetap terjaga.

Dukungan penuh dari unsur jajaran Polsek Gangga dan Dinas Perindagkop KLU dalam peresmian ini turut mempertegas pentingnya jaminan rasa aman dan kepastian regulasi perdagangan di lokasi perdesaan. Dinas Perindagkop KLU menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan manajemen pasar serta pelatihan kewirausahaan bagi para pedagang ikan dan pelaku UMKM olahan makanan laut di Desa Segara Katon agar mampu mengembangkan produk turunan yang bernilai tambah tinggi.

Peresmian Pasar Ikan Higienis di Desa Segara Katon ini diharapkan menjadi percontohan (pilot project) bagi penataan pasar-pasar perikanan tradisional lainnya di wilayah pesisir Kabupaten Lombok Utara. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga donor internasional, dan institusi BUMDes membuktikan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan dapat diakselerasi secara cepat melalui skema kolaborasi lintas batas negara.

Rangkaian acara peresmian diakhiri dengan penandatanganan batu prasasti oleh Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri bersama perwakilan IHHNL, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke dalam area los pasar ikan, peninjauan fasilitas sanitasi, serta dialog hangat antara Wabup Kus dengan para nelayan dan pedagang ikan Desa Segara Katon. Peresmian ini menandai dimulainya era baru pusat perdagangan perikanan yang bersih, sehat, dan menyejahterakan di Kecamatan Gangga.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page