Safari Ramadhan di Desa Teniga: Wabup Kusmalahadi Ungkap Tren Positif Penurunan Kemiskinan KLU
Lombok Utara ( getinsidetv.com) Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., kembali memimpin rombongan Safari Ramadhan Tim II tingkat Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kegiatan silaturahmi ini dipusatkan di Masjid Islahuddin, Dusun Batu Lilir, Desa Teniga, pada Senin (02/03/2026).
Kunjungan ini merupakan agenda kedua bagi Tim II setelah sebelumnya sukses melaksanakan Safari Ramadhan perdana di Masjid Haqqul Yakin, Dusun Lengkukun, Desa Kayangan. Rangkaian acara tetap mengedepankan nilai-nilai syiar Islam dan kedekatan dengan warga.
Seperti agenda sebelumnya, kegiatan diawali dengan buka puasa bersama warga Teniga, dilanjutkan dengan shalat Magrib, Isya, serta shalat Tarawih berjamaah. Suasana akrab terlihat saat jajaran pejabat daerah berbaur dengan jamaah di masjid tersebut.
Tampak mendampingi Wabup, Pabung Dandim 1606 Mataram Letkol Inf. Ngakan Made Marjana, Asisten I Setda KLU H. Rusdi, ST., serta Inspektur KLU Herianto, SP. Kehadiran para pimpinan OPD ini sekaligus menjadi sarana evaluasi lapangan terhadap program pemerintah di Desa Teniga.
Hadir pula Kadis Dikbudpora Drs. Najib, Kadis Damkar Drs. Ainal Yakin, Sekretaris DPRD Raden Eka Asmarahadi, SH., hingga pimpinan BAZNAS KLU. Kehadiran Camat Tanjung dan Kepala Desa Teniga turut memperkuat koordinasi kewilayahan dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Wabup Kusmalahadi mengajak seluruh masyarakat Desa Teniga untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, partisipasi aktif warga adalah mesin utama penggerak pembangunan di Gumi Tioq Tata Tunaq.
Wabup secara jujur memaparkan kondisi fiskal atau keuangan daerah yang saat ini sedang dalam kondisi terbatas. Namun, ia memastikan bahwa keterbatasan tersebut tidak akan menyurutkan langkah pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara bertahap dan terukur. Kami fokus pada skala prioritas yang memberikan dampak langsung bagi warga,” tegas Wabup Kusmalahadi.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah mengenai angka kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara. Wabup mengakui bahwa angka kemiskinan di KLU secara statistik memang masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan daerah lain.
Namun, ia membawa kabar optimis bagi jamaah Masjid Islahuddin. Berdasarkan data terbaru, tren angka kemiskinan di Lombok Utara mulai menunjukkan penurunan yang konsisten dari waktu ke waktu.
“Sedikit demi sedikit angka kemiskinan tersebut bisa kita turunkan. Ini adalah progres yang baik dan harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk bekerja lebih keras lagi secara berkelanjutan,” tuturnya disambut positif oleh warga.
Keberhasilan menurunkan angka kemiskinan ini dinilai sebagai buah dari sinergi berbagai program jaring pengaman sosial dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Pemda KLU selama setahun terakhir.
Wabup juga kembali menyosialisasikan program-program unggulan Presiden RI yang akan segera menyentuh Lombok Utara. Selain Makan Bergizi Gratis (MBG), program “Sekolah Rakyat” (SR) menjadi sorotan utama dalam sambutannya.
Lombok Utara dipastikan menjadi salah satu kabupaten di Provinsi NTB yang terpilih sebagai lokasi implementasi program Sekolah Rakyat. Hal ini merupakan pencapaian strategis dalam bidang pemerataan kualitas pendidikan.
Wabup Kusmalahadi membocorkan informasi penting mengenai peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat tersebut. Agenda ini dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Peletakan batu pertama Sekolah Rakyat akan segera dilakukan. Ini adalah langkah konkret yang pastinya akan membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas SDM masyarakat kita,” ungkapnya penuh semangat.
Selain bidang pendidikan, pemerintah juga tengah menyiapkan penguatan ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih. Wadah ini diharapkan menjadi motor penggerak usaha mikro di desa-desa untuk menekan angka kemiskinan lebih dalam lagi.
Wabup meminta masyarakat Desa Teniga bersiap menyambut kehadiran program-program nasional tersebut. Kesiapan mental dan kemandirian warga akan sangat menentukan sejauh mana manfaat program tersebut terserap secara maksimal.
Kegiatan Safari Ramadhan diakhiri dengan tausiyah singkat yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesabaran di tengah dinamika pembangunan. Pesan religi ini menjadi penyejuk bagi jamaah sebelum mengakhiri rangkaian ibadah malam.
Wabup Kusmalahadi berharap melalui Safari Ramadhan di Desa Teniga ini, hubungan emosional antara pemimpin dan rakyat semakin erat. Sinergi yang kuat diharapkan menjadi modal utama KLU dalam menghadapi tantangan fiskal di tahun 2026.(r15)
Share this content:



