

Wabup Kusmalahadi Hadiri Pembukaan Kongres XIII HIKMAHBUDHI
Lombok Utara (Getinsidetv.com) – Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, S.T., M.T., menghadiri pembukaan Kongres ke-XIII Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu (30/7). Perhelatan akbar tingkat nasional ini dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara serta daerah.
Selain Menkum dan Wabup KLU, pembukaan kongres ini turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kemenag RI Drs. Supriyadi, M.Pd., Anggota DPRD NTB Sudirsah Sujanto, serta jajaran Forkopimda Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Utara. Ratusan kader mahasiswa Buddhis dari berbagai penjuru tanah air memadati lokasi acara untuk mengikuti agenda kebangsaan tersebut.
Dalam pidato kebangsaannya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan kembali hakikat utama bernegara, yakni mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia menggarisbawahi bahwa konstitusi menjamin kesetaraan setiap warga negara tanpa boleh terdistorsi oleh sekat latar belakang suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA).
Menkum mendorong organisasi kemahasiswaan nasional untuk melakukan reorientasi gerakan di era modern. Menurutnya, gerakan mahasiswa saat ini harus bertransformasi—tidak lagi sekadar mengartikulasikan kepentingan kelompok atau sektarian, melainkan turun langsung memperjuangkan masyarakat bawah yang masih terjerat ketimpangan ekonomi dan sosial.
“Pemerintah saat ini mengemban tanggung jawab yang sangat besar dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga dinamika geopolitik global. Oleh karena itu, diperlukan dukungan penuh dan partisipasi aktif dari seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda,” ujar Supratman di hadapan peserta kongres.
Lebih lanjut, Supratman menekankan bahwa sinergi erat antara gerakan mahasiswa dan pemerintah menjadi kunci utama dalam mengawal pembangunan yang inklusif. Menurutnya, kebijakan publik yang berkeadilan hanya bisa diwujudkan jika ada kontrol sosial yang kritis sekaligus konstruktif dari elemen pemuda.
Dipilihnya Kabupaten Lombok Utara sebagai tuan rumah kongres nasional organisasi kemahasiswaan keagamaan ini mempertegas citra daerah tersebut sebagai ruang yang inklusif dan toleran. Kehadiran Wabup Kusmalahadi Syamsuri beserta jajaran Pemkab KLU menegaskan komitmen daerah dalam mendukung peran mahasiswa sebagai mitra strategis pembangunan lokal maupun nasional.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyambut baik kepercayaan skala nasional ini. Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya daerah dalam membangun harmonisasi sosial serta merawat kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi di Lombok Utara.
Kongres XIII HIKMAHBUDHI ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan internal organisasi, melainkan mampu melahirkan rekomendasi strategis serta program kerja yang responsif terhadap isu-isu kebangsaan. Gagasan yang lahir dari bumi Lombok Utara ini ditargetkan mampu memberi sumbangsih nyata bagi kebijakan nasional.
Melalui perhelatan ini, sinergi antara gerakan pemuda, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah diharapkan semakin solid dalam mengawal persatuan nasional. Konsolidasi gagasan dari Kongres XIII HIKMAHBUDHI menjadi momentum penting untuk memperkuat simpul kebangsaan di tengah tantangan global yang kian kompleks.(r15)
Share this content:














