Loading Now
×

Bupati Najmul: Maulid Bukan Sekedar Acara Seremonial, Tapi Momentum Mengenal Sejarah Rasulullah

Bupati Najmul: Maulid Bukan Sekedar Acara Seremonial, Tapi Momentum Mengenal Sejarah Rasulullah

Lombok Utara ( Getinsidetv.com) – Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial sunatan massal ke-6 di Masjid Baiturrahman, Dusun Pendua Lauk, Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Minggu (30/8/2026). Dalam perhelatan keagamaan tersebut, Bupati Najmul menekankan pentingnya mengenalkan rekam jejak perjuangan Rasulullah SAW secara utuh kepada generasi muda.

Agenda syiar Islam dan pelayanan sosial masyarakat ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi NTB Hj. Rohani, M.Pd., jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kayangan, Kepala Desa Pendua Agus Salim, para tokoh agama, serta pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman NWDI Manggala, Ustaz Ahmad Mualim Umam, yang menyampaikan tausiyah hikmah Maulid.

Dalam pandangan Bupati Najmul, hakikat utama dari penyelenggaraan perayaan Maulid Nabi bukanlah sekadar ajang rutin seremonial tahunan. Misi terbesar kegiatan keagamaan adalah merevitalisasi kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW melalui pemahaman sejarah perjuangan beliau, sehingga ajaran dan akhlak mulia kenabian dapat diteladani oleh masyarakat.

“Misi utama Maulid adalah mengembalikan kecintaan umat kepada Rasulullah melalui pengetahuan sejarah perjuangan beliau, bukan sekadar seremonial. Tugas kita adalah mengikuti ajaran beliau, dan untuk itu, kita harus mengenal beliau lebih dekat,” ujar Bupati Najmul di hadapan ratusan jamaah Desa Pendua.

Merespons aspirasi warga mengenai kondisi akses jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Kayangan, Bupati Najmul secara terbuka memaparkan dinamika keuangan daerah. Pemkab Lombok Utara saat ini sedang menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat akibat adanya kebijakan efisiensi dan pemotongan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

“Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang saat ini masih mengalami kesulitan akses jalan dan perbaikan jembatan. Kami pemerintah daerah terus berikhtiar memperjuangkan alokasi pembangunan seiring dengan proses pemulihan kondisi keuangan daerah,” tutur Najmul menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Sementara itu, Kepala Desa Pendua, Agus Salim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas pemuda lokal yang secara mandiri mampu mengorganisir bakti sosial sunatan massal hingga edisi keenam. Kades menilai semangat gotong royong dan kepedulian swadaya generasi muda merupakan modal sosial terbesar bagi pembangunan Desa Pendua.

Agus Salim juga menyampaikan terima kasih atas sinergi berkelanjutan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) KLU sejak tahun 2021. Berkat kolaborasi strategis tersebut, Desa Pendua berhasil mencatatkan rekor membanggakan sebagai desa pengumpul zakat, infak, dan sedekah terbesar se-Kabupaten Lombok Utara selama tiga tahun berturut-turut.

Terkait keberadaan Masjid Baiturrahman sebagai rumah ibadah utama warga, Kades Pendua berharap adanya sentuhan dukungan pemerintah daerah untuk menyelesaikan penyempurnaan fisik bangunan. Pihaknya menargetkan tempat ibadah terbesar di desanya tersebut tidak hanya memiliki kapasitas luas, melainkan juga megah, bersih, dan nyaman bagi kekhusyukan jamaah.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi dan sunatan massal ke-6 di Dusun Pendua Lauk ini ditutup dengan doa bersama dan tausiyah kebangsaan oleh Ustaz Ahmad Mualim Umam. Perpaduan antara syiar agama, aksi sosial kemanusiaan, dan kemandirian pengelolaan zakat ini menegaskan potensi Desa Pendua sebagai percontohan desa religius dan berdaya saing di Lombok Utara.(r15)

Share this content:

KESEHATAN

You cannot copy content of this page