Targetkan Dominasi Pemilu 2029, PKB KLU Kirim Enam Nama Kandidat Ketua ke DPP
Lombok Utara (Getinsidetv.com) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lombok Utara resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai langkah regenerasi kepengurusan strategis. Kegiatan yang berlangsung di Hotel By Marina pada Kamis (16/04/2026) ini menjadi titik awal konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2029.
Berbeda dengan perhelatan sebelumnya yang kerap diwarnai dinamika dukungan terbuka, Muscab kali ini mengusung tajuk “Muscab Riang Gembira”. Fokus utama dialihkan pada pengusulan kandidat kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) tanpa adanya mobilisasi massa di tingkat lokal.
Ketua DPC PKB Lombok Utara, M. Jamhur, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab sepenuhnya mengikuti skema nasional yang dirancang oleh DPP di bawah kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Mekanisme seleksi kini tidak lagi mengandalkan popularitas semata.
Menurut Jamhur, instrumen seleksi kepengurusan saat ini berbasis pada rekam jejak kinerja kader yang terukur secara digital. PKB mulai meninggalkan cara-cara konvensional dalam menentukan pimpinan di tingkat daerah.
“Tidak ada lagi istilah dukung-mendukung secara emosional. Semua berbasis pemetaan DPP melalui instrumen digital yang sudah disiapkan secara matang,” ujar Jamhur di sela-sela acara.
Instrumen digital yang dimaksud mencakup Sistem Manajemen Struktur (SMS) dan Sistem Informasi Manajemen Pelaporan (SIMPEL). Melalui platform ini, performa setiap kader, terutama anggota DPRD, dipantau secara berkala dan objektif.
Sistem tersebut mencatat aktivitas kader di lembaga legislatif, peran aktif di internal partai, hingga tingkat kehadiran dan kontribusi mereka di tengah masyarakat. Data inilah yang menjadi nilai rapor bagi para kandidat.
Berdasarkan hasil pemetaan data tersebut, awalnya muncul lima nama kandidat potensial. Namun, dalam rapat pleno Muscab, muncul aspirasi yang menguatkan nama Adam Malik, sehingga total enam kandidat resmi diajukan ke Jakarta.
Meski nama-nama telah dikantongi, Jamhur mengingatkan bahwa keputusan final terkait siapa yang akan menjabat sebagai Ketua Tanfidz maupun Ketua Syuro sepenuhnya merupakan hak prerogatif DPP PKB.
“Semua nama sudah kami ajukan secara kolektif. Nanti DPP yang memproses dan menentukan siapa yang paling layak memimpin PKB di Lombok Utara,” kata legislator senior tersebut.
Hasil ketetapan struktur baru diperkirakan akan turun dalam waktu sekitar satu pekan. Proses pengajuan ini dilakukan secara paket struktur tanpa menyebutkan posisi jabatan secara spesifik untuk menjaga kondusivitas internal.
Di tengah proses regenerasi ini, PKB Lombok Utara juga mematok target politik yang tinggi pada Pemilu 2029. Sebagai partai pemenang dengan kursi terbanyak di DPRD KLU saat ini, mereka enggan bermain di zona nyaman.
PKB menargetkan untuk mempertahankan minimal enam kursi yang ada saat ini. Bahkan, instruksi partai sudah jelas: harus ada penambahan kursi di setiap Daerah Pemilihan (Dapil) pada kontestasi mendatang.
“Minimal kita pertahankan enam kursi sebagai pemenang. Tapi secara maksimal, target kita adalah menambah perolehan di tiap Dapil agar dominasi PKB semakin kuat,” tegas Jamhur optimis.
Sekretaris DPC PKB Lombok Utara, Adam Malik, menambahkan bahwa capaian legislatif saat ini adalah modal sosial yang sangat berharga. PKB kini mulai melirik kembali kursi eksekutif yang pernah diduduki kader partai pada periode sebelumnya.
Adam memberikan sinyal kuat bahwa PKB akan mengirimkan kader internal terbaik untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah mendatang. Ambisi merebut posisi “orang nomor satu” di Lombok Utara menjadi agenda prioritas partai.
“Figurnya sudah ada di internal. Kami siap mengusung kader terbaik untuk kembali memimpin eksekutif Lombok Utara,” ungkap Adam Malik yang namanya juga masuk dalam bursa kandidat Ketua DPC.
Pernyataan ini menegaskan bahwa PKB tidak hanya ingin mendominasi di gedung wakil rakyat, tetapi juga berupaya mengontrol kebijakan daerah secara langsung melalui kursi Bupati.
Penerapan sistem seleksi berbasis data ini diharapkan dapat menghasilkan struktur kepengurusan yang lebih profesional, adaptif, dan mampu menerjemahkan keinginan masyarakat Lombok Utara ke dalam program kerja nyata.
Muscab 2026 ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh kader untuk menjaga soliditas partai, menjadikan data sebagai kompas perjuangan, dan memastikan PKB tetap menjadi motor penggerak pembangunan di Gumi Tioq Tata Tunaq.)r15)
Share this content:




Post Comment
Anda harus masuk untuk berkomentar.